Jakarta Lumpuh Total, Listrik Padam Berjam-jam: Darmawan Prasodjo Kena Semprot, Desakan Pecat Menguat!

  • Bagikan
Jakarta Lumpuh Total, Listrik Padam Berjam-jam: Darmawan Prasodjo Kena Semprot, Desakan Pecat Menguat! (Foto: Red)

Jakarta, tanganrakyat.id  – ​Jakarta lumpuh total. Sejak Kamis (23/4/2026) pukul 10.07 WIB, listrik di berbagai wilayah pusat pemerintahan RI ini padam massal.

Gangguan teknis fatal pada sistem pembangkitan di Priok memicu efek domino yang melumpuhkan aktivitas warga hingga pelayanan publik, menjadikannya krisis nyata yang mencekam jantung ibu kota.

​Data internal UP2B JKB WPO Metro mengungkap akar masalah, yakni terjadinya trip (pemadaman otomatis) beruntun pada sistem pembangkitan di Priok, baik pada Blok-1 maupun Blok-4. Defisit listrik mencapai angka fantastis—700 MW pada Blok 4 dan 425 MW pada Blok 1—yang membuat wilayah Jakarta Pusat, Selatan, Timur, hingga Utara gelap gulita dalam waktu lama dan berdampak pada objek vital seperti RSCM.

Baca juga:

Jakarta Gelap Gulita, Bos PLN Malah Asyik Gowes: Publik Tuntut Darmawan Prasodjo Dicopot!

​Keluhan warga pun meledak di lapangan. Aymar, warga Rawamangun, mengungkapkan kekesalannya karena pemadaman berlangsung berjam-jam dan memicu krisis air bersih akibat terhentinya distribusi PAM. “Sudah hampir 3 jam belum juga pulih. Gawat ini PLN, aktivitas warga benar-benar terhambat,” keluhnya di tengah kepanikan warga yang terdampak.

​Desakan keras pun datang dari Haji Teuku Yudhistira, Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO). Ia tak segan menyebut kegagalan PLN ini sebagai Extra Ordinary Crime. “Kejadian ini sudah sangat fatal dan berulang. Darmawan Prasodjo sepertinya tidak punya malu untuk mundur, padahal kinerjanya sangat buruk.

Presiden atau Danantara harus berani bertindak, copot, dan periksa orang ini sekarang juga!” serunya dengan nada geram. Kamis, 23 April 2026.

​Meski pihak PLN UID Jaya mengklaim saat ini sedang dalam proses penormalan bertahap, tekanan publik agar terjadi perombakan total di tubuh PLN kian tak terbendung. Pertanyaan besar kini tertuju pada pemerintah: apakah Presiden akan terus membiarkan “orang kuat” di PLN bertahan, atau berani mengambil langkah tegas untuk menyudahi derita warga ibu kota akibat blackout yang kesekian kalinya ini?

Penulis: Kang Prabu
  • Bagikan

Comment