Gelombang Aksi Damai Siap Guncang Indramayu, Pemuda Tuntut Usut Dugaan Korupsi DPRD!

  • Bagikan
Gelombang Aksi Damai Siap Guncang Indramayu, Pemuda Tuntut Usut Dugaan Korupsi DPRD! (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id – Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Pemuda Peduli Perubahan Indramayu (PPPI) berencana menggelar aksi damai besar-besaran di dua lokasi strategis Kabupaten Indramayu, yaitu Kantor Bupati dan Gedung DPRD. Aksi yang dijadwalkan pada Kamis, 17 April 2025, ini diperkirakan akan melibatkan lebih dari 100 orang massa.

Kordinator lapangan aksi, Urip Triandri, mengungkapkan bahwa aksi damai ini dipicu oleh temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terkait laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022 dengan nomor: 20B/LHP/XYIII.BDG/05/2023 tertanggal 11 Mei 2023.

“Kami akan menyuarakan aspirasi terkait Belanja Tunjangan Perumahan Bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Indramayu TA 2022 yang kami nilai tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

Kami menduga kuat adanya praktik tindak pidana korupsi dalam hal ini,” tegas Urip Triandri kepada awak media pada Sabtu (12 April 2025) sore di Indramayu.

Lebih lanjut, Urip membeberkan sejumlah tuntutan yang akan disuarakan PPPI dalam aksi damai mendatang. Tuntutan tersebut meliputi:

1. Kembalikan uang rakyat yang dikorupsi oleh Ketua dan Anggota DPRD Indramayu.
2. Proses hukum para pelaku yang telah menyalahgunakan uang rakyat.
3. Meminta Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk tidak “masuk angin” atau menutup mata terhadap dugaan kasus ini.
4. Mendesak pencopotan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, dari jabatannya. Hal ini didasari fakta bahwa pada tahun 2022, yang bersangkutan menjabat sebagai Ketua DPRD Indramayu.

Salah satu anggota PPPI lainnya membenarkan rencana aksi damai ini dan memohon doa serta dukungan dari seluruh masyarakat Indramayu demi kelancaran kegiatan tersebut. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian mendalam terhadap pembangunan dan kesejahteraan di Indramayu.

“Kita semua berharap pembangunan di Indramayu tidak ternoda oleh praktik korupsi uang rakyat. Kita semua ingin sejahtera, namun jangan sampai oknum-oknum tertentu justru memperkaya diri sendiri dengan uang yang seharusnya menjadi hak rakyat,” ujarnya penuh harap.

Aksi damai PPPI ini diprediksi akan menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat membuka mata berbagai pihak terkait dugaan penyelewengan anggaran di tubuh DPRD Indramayu.

Baca juga:

Indramayu Gercep Sayangi Ibu dan Lansia Lewat Program “REANG EMAN NING SEMA”!

Masyarakat pun kini menanti perkembangan selanjutnya dari aksi damai yang berpotensi mengguncang stabilitas politik di Indramayu ini.

  • Bagikan

Comment