Kilang Balongan Pertajam Kemampuan Pekerja Melalui Workshop Penulisan Laporan Berbasis CIP

  • Bagikan
Manager Human Capital RU VI Balongan, Mahardhika Putra Kurnia, saat memberikan sambutan (Foto: Istimewa)

Indramayu , tanganrakyat.id – Kilang Balongan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Workshop Penulisan Pelaporan Masalah Pekerjaan (PPMP) Berbasis Continuous Improvement Program (CIP). Kegiatan Batch II Tahun 2025 ini berlangsung di Gedung PWP Bumi Patra, Indramayu, pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Workshop yang diikuti oleh puluhan pekerja dari berbagai fungsi ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan menyusun laporan masalah pekerjaan yang sistematis dan berorientasi pada solusi inovatif. Melalui pendekatan CIP, para pekerja didorong untuk tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga mampu menganalisis akar penyebabnya dan merumuskan usulan perbaikan yang efektif dan efisien.

Workshop Penulisan Pelaporan Masalah Pekerjaan (PPMP) Berbasis Continuous Improvement Program (CIP). Kegiatan Batch II Tahun 2025 ini berlangsung di Gedung PWP Bumi Patra, Indramayu, pada Rabu, 6 Agustus 2025 (Foto: Istimewa)

Manager Human Capital RU VI Balongan, Mahardhika Putra Kurnia, dalam keterangannya menekankan pentingnya program ini untuk mendukung keunggulan operasional kilang.

“Di era industri yang dinamis, kemampuan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan adalah kunci.”, kata Dhika.

Lebih Lanjut Dhika mengungkapkan bahwa Workshop PPMP ini kami rancang untuk mencetak agen-agen perubahan di lini terdepan.

“Dengan laporan yang terstruktur, setiap masalah dapat menjadi peluang untuk inovasi yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keselamatan kerja di Kilang Balongan serta keuntungan,” ujar Mahardhika.

Program CIP telah terbukti memberikan manfaat signifikan bagi perusahaan. Dengan membudayakan perbaikan berkelanjutan, Kilang Balongan mampu mengoptimalkan proses bisnis, menekan potensi kerugian, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang relevan dengan tantangan operasional. Kemampuan pekerja dalam mendokumentasikan masalah secara komprehensif melalui PPMP menjadi fondasi penting untuk keberhasilan implementasi CIP di seluruh lini.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Mohamad Zulkifli, menambahkan bahwa investasi pada pengembangan SDM adalah pilar utama keberlanjutan perusahaan.

“Kompetensi pekerja adalah aset paling berharga bagi Kilang Balongan. Melalui program seperti ini, kami tidak hanya meningkatkan kapabilitas individu, tetapi juga memperkuat fondasi perusahaan untuk menghadapi tantangan masa depan”, terang Zulkifli.

Ia menambahkan, pekerja yang mampu berpikir kritis dan inovatif adalah motor penggerak yang akan memastikan Kilang Balongan terus beroperasi secara andal.

Baca juga:

“Adaptasi Teknologi untuk Pendidikan Diniyah: MDTU Indramayu Tingkatkan Kualitas Pengelolaan dengan Pelatihan Aplikasi EMIS 4.0”

“Workshop ini diharapkan dapat mencetak lebih banyak lagi inovator dari kalangan pekerja yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan perusahaan melalui perbaikan yang yang Berkelanjutan”, pungkas Zulkifli.

Penulis: RkEditor: Kang Supardi
  • Bagikan

Comment