Indramayu, tanganrakyat.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Indramayu menggelar acara akbar bertajuk Training Raya Tingkat Nasional yang berlangsung dari 26 Agustus hingga 6 September 2025.
Acara ini diselenggarakan di Asrama Haji Indramayu dan dihadiri puluhan kader HMI terbaik dari berbagai penjuru Indonesia.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk Mewujudkan Kader Berintelektual, Berintegritas, dan Profesional. Melalui training ini, HMI Cabang Indramayu bertekad melahirkan pemimpin masa depan yang memiliki visi kuat untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.
Dalam sambutannya, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan pentingnya peran HMI dalam mencetak calon-calon pemimpin bangsa yang berkualitas. “HMI harus bisa melahirkan calon pemimpin bangsa yang memiliki visi dan misi yang kuat untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” ujar Lucky.
Menurut Ketua HMI Indramayu, Gaos Al Abror Al Muharrom, Training Raya tingkat nasional ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh HMI Cabang Indramayu. Kegiatan ini mengintegrasikan tiga program pengkaderan dalam satu waktu, yaitu Intermediate Training (LK2), Latihan Khusus Kohati (LKK), dan Senior Course (SC). Sebelumnya, ketiga acara ini selalu diadakan secara terpisah.

Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan kehadiran kader dari berbagai daerah, seperti Gowa Raya, Bau-Bau, Batanghari, Ambon, Medan, Bandung, Jakarta, Bogor, Sukoharjo, Purwakarta, Malang, dan beberapa daerah lainnya. Gaos berharap kegiatan ini dapat mendorong kader HMI untuk berperan aktif dalam membangun bangsa dan merawat umat, terutama di era disrupsi saat ini. “Kita butuh pemikiran konkret dan langkah aktif dari peran pemuda,” tambahnya.
Materi yang disampaikan dalam training ini sangat beragam, mencakup isu-isu nasional, wawasan kebangsaan, keislaman, hingga teknik kepemimpinan. Para peserta juga terlibat dalam berbagai kegiatan praktis, seperti diskusi kelompok, simulasi, dan praktik lapangan, untuk mengasah kemampuan mereka.
”Training Raya ini menjadi momentum penting bagi kami untuk belajar dan mengembangkan diri. Saya berharap ilmu yang kami dapatkan di sini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Aisyah, salah satu peserta dari HMI Cabang Semarang.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, HMI Indramayu menunjukkan perannya sebagai organisasi mahasiswa yang berkomitmen dalam pengembangan sumber daya manusia. Diharapkan, kegiatan serupa akan terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi HMI serta kemajuan bangsa Indonesia di masa depan.

Raden Ganjar Tirta Pramahyana, S.H., M.H. selaku Kordinator Presidium MD KAHMI Kabupaten Indramayu dalam sambutannya mengatakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Indramayu menyelenggarakan Training Raya Latihan Kader 2, LKK, dan SC sebagai bagian dari proses perkaderan berkelanjutan.
Baca juga:
KAHMI Indramayu Desak Investigasi Kematian Afan Kurniawan, Kutuk Keras Kekerasan Aparat
Kegiatan ini merupakan momentum strategis dalam menyiapkan kader HMI agar memiliki kompetensi kepemimpinan yang unggul, wawasan kebangsaan yang kokoh, serta pijakan keislaman yang kuat.
Tema yang diusung, “Membangun Kader yang Berdaya Saing dan Berjiwa Kolaboratif”, bukan sekadar slogan, melainkan refleksi atas kebutuhan zaman. Di era persaingan global, kader HMI dituntut untuk memiliki daya saing tinggi dalam bidang akademik, sosial, maupun kepemimpinan. Namun, daya saing tersebut harus dibarengi dengan jiwa kolaboratif, karena hanya dengan kebersamaan, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial, kader dapat memberi kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
Salah satu fokus utama pengkaderan LKK SC adalah membentuk kepemimpinan berwawasan kebangsaan. Kader HMI diarahkan untuk memahami sejarah bangsa, menghargai kebhinekaan, serta meneguhkan komitmen menjaga persatuan Indonesia. Kepemimpinan yang diharapkan bukan hanya berorientasi pada kepentingan kelompok, tetapi juga mengedepankan tanggung jawab sosial dan visi kebangsaan.
Sebagai organisasi mahasiswa Islam, HMI menempatkan nilai keislaman sebagai dasar moral dan etika dalam membangun kepemimpinan. Nilai-nilai Islam menjadi fondasi spiritual yang menuntun kader untuk tetap menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan kemaslahatan umat. Dengan demikian, setiap kader tidak hanya menjadi pemimpin yang cerdas secara intelektual, tetapi juga arif secara spiritual.
Melalui rangkaian diskusi, materi intensif, dan pendampingan instruktur, output dari kegiatan ini adalah lahirnya kader-kader yang.
Berdaya saing global namun tetap berpijak pada nilai lokal dan nasional.
Berwawasan kebangsaan yang mampu menjaga persatuan bangsa.
Berlandaskan keislaman, sehingga kepemimpinannya dilandasi moralitas dan akhlak.
Berjiwa kolaboratif, mampu bekerja sama lintas sektor dan kelompok demi kebaikan bersama. Dengan penyelenggaraan Training Raya ini, HMI Cabang Indramayu menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi muda yang visioner, progresif, dan berintegritas.
Kader HMI diharapkan menjadi pemimpin masa depan bangsa, pemimpin berdaya saing tinggi, berwawasan kebangsaan yang kokoh, dan berakar pada nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.













Comment