Indramayu, tanganrakyat.id – Pesta demokrasi tingkat desa, Pemilihan Kepala Desa (Pilwu) atau pemilihan Kuwu, di Kabupaten Indramayu pada tahun 2025 sudah di depan mata. Lebih dari sekadar ajang pergantian pemimpin, Pilwu adalah fondasi penentu arah pembangunan di tingkat akar rumput. Desa adalah fundamental, dan untuk menghadirkan pemimpin yang amanah dan visioner, pemerintah daerah tak boleh berpangku tangan.
Saya, Dulamin, A.Md, seorang Tokoh Pemuda dan pemerhati pembangunan di Desa Bojongslawi Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu Kabupaten Indramayu, Jawa Barat melihat adanya potensi krusial yang harus disikapi segera.
Desa sejatinya adalah pilar utama pembangunan. Kita mendambakan pemimpin yang memiliki visi membangun desa dan jiwa juang tinggi. Namun, dalam setiap kontestasi yang melibatkan petahana atau incumbent, kekhawatiran klasik selalu muncul: potensi penyalahgunaan anggaran desa untuk kepentingan politik pribadi.
Anggaran desa, yang bersumber dari uang rakyat dan dialokasikan untuk pembangunan serta pelayanan publik, harus steril dari kepentingan Pilwu. Jangan sampai dana yang seharusnya menjadi motor pembangunan malah ‘nyantol’ dan disalahgunakan sebagai akomodasi atau pembiayaan kampanye incumbent.
Oleh karena itu, harapan saya kepada Pemerintah Daerah Indramayu sangat jelas: Instruksikan Inspektorat untuk segera dan secara proaktif mengecek pelaporan keuangan desa, khususnya di desa-desa yang Kuwunya akan ikut serta dalam kontestasi Pilwu tahun 2025.
Langkah pencegahan ini bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai bentuk pengayoman dan perlindungan pemerintah daerah terhadap warganya dan terhadap anggaran negara. Ini adalah upaya untuk mencetak pemimpin desa yang benar-benar amanah.
Baca juga:
Kang Supardi, Wartawan Muda Penuh Berkah
Kepada para Kuwu incumbent yang akan berkontestasi, gunakanlah hak politik Anda dengan jujur dan adil. Jangan nodai amanah yang telah diberikan dengan menyalahgunakan anggaran desa demi kemenangan pribadi.
Biarkan rakyat memilih berdasarkan kinerja, visi, dan integritas, bukan karena modalitas finansial yang tidak semestinya.
Desa akan menjadi pijakan kuat dalam pembangunan Indramayu di masa depan jika dipimpin oleh individu yang tepat. Jika Kuwu-Kuwu terpilih benar-benar fokus membangun dan melayani, masyarakat akan sejahtera.
Sudah saatnya Pemerintah Daerah Indramayu hadir sebagai pelindung, memastikan Pilwu 2025 berjalan bersih, dan memastikan setiap rupiah anggaran desa benar-benar digunakan untuk rakyat.













Comment