Indramayu, tanganrakyat.id – Atmosfer politik di Kabupaten Indramayu mendidih setelah Salman, Staf Khusus Bupati Lucky Hakim, diduga melontarkan pernyataan rasis yang merendahkan martabat lokal saat mengonfrontasi tenaga outsourcing yang dipecat pada 10 Januari 2026 lalu.
Salman secara arogan sesumbar di hadapan warga bahwa dirinya yang “berdarah Madura” tidak takut pada siapapun di Indramayu kecuali sang Bupati, sebuah pernyataan yang dinilai melukai etika kedaerahan dan memicu gelombang protes dari berbagai elemen masyarakat.
Geram dengan keangkuhan tersebut, Direktur PKSPD, Oushj Dialambaqa alias Oo, melayangkan tantangan duel debat publik secara terbuka terhadap Salman untuk menguji kompetensi akademiknya yang dianggap nol besar.
Oo menuding pengangkatan Salman sebagai Stafsus melalui SK Bupati berlogo Garuda adalah pelanggaran berat terhadap Perpres Nomor 140 Tahun 2024, sekaligus menantang Salman beradu argumen soal tata kelola pemerintahan hingga ekonomi politik global daripada sekadar “menjual” identitas kesukuan untuk menakut-nakuti rakyat kecil.
Skandal ini mencuat ke publik pada Jumat (16/1/2026) setelah Wanginah dan Komar, dua pekerja Diskominfo yang dipecat sepihak, membeberkan kronologi intimidasi di Pendopo Indramayu.
Salman dituding telah bertindak melampaui kewenangannya (offside) dengan mengintervensi kebijakan OPD dan melakukan pemecatan tanpa dasar regulasi yang jelas, namun hingga kini oknum Stafsus tersebut justru bungkam seribu bahasa saat dikonfirmasi oleh awak media terkait perilaku “koboinya” itu.
Merespons penghinaan tersebut, aliansi LSM, ormas, mahasiswa, hingga aktivis sewilayah Indramayu-Cirebon kini merapatkan barisan untuk menggelar aksi demonstrasi besar-besaran menuntut pemecatan Salman.
Baca juga:
KPK Bidik Aliran Dana ke Politisi PDIP Ono Surono dalam Pusaran Suap Bupati Bekasi
Mereka mendesak Pemkab Indramayu segera melakukan evaluasi total karena keberadaan Stafsus yang tidak kompeten dan rasis hanya akan menjadi parasit bagi pemerintahan serta merusak tatanan sosial kearifan lokal yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Indramayu.













Comment