Maros, tanganrakyat.id – Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1) siang.
Pesawat yang tengah menempuh rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar ini terputus komunikasinya sekitar pukul 13.17 WITA. Titik terakhir keberadaan pesawat diperkirakan berada di sekitar kawasan Leang-leang, Maros, sesaat sebelum jadwal pendaratan yang seharusnya.
Merespons kejadian tersebut, Basarnas Makassar langsung menerjunkan tim gabungan untuk melakukan pencarian di lokasi yang telah ditentukan berdasarkan titik koordinasi dari AirNav. Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi bahwa sebanyak 25 personel yang terbagi dalam tiga tim telah diberangkatkan menuju medan pencarian. Fokus utama saat ini adalah menyisir area perbukitan dan hutan di wilayah Leang-leang guna menemukan keberadaan badan pesawat.
Baca juga:
Pesawat Latih Jatuh di Ciampea Bogor, Satu Orang Tewas di Lokasi
Pihak kepolisian setempat melalui Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, juga tengah melakukan koordinasi intensif untuk memastikan kebenaran informasi dan mendukung proses evakuasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jumlah penumpang maupun kondisi terkini dari pesawat tersebut. Tim SAR dan otoritas terkait terus berupaya mencapai titik koordinat meski harus menghadapi medan yang menantang di lapangan.













Comment