Bontang, tanganrakyat.id – Badak LNG bersama SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) menggelar Roadshow Kelembagaan dan Komunikasi di Gedung Multi Purpose Building (MPB) Bontang pada Selasa (10/3).
Acara yang dirangkai dengan silaturahmi dan buka puasa bersama ini menjadi wadah penguatan sinergi antara pelaku industri hulu migas, Pemerintah Kota Bontang, serta masyarakat. Dalam momentum tersebut, Badak LNG secara simbolis menyalurkan dukungan 1.000 paket bahan pokok penting (bapokting) kepada santri panti asuhan dan awak media sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Kegiatan ini membawa angin segar bagi ketahanan energi nasional dan ekonomi daerah dengan mencuatnya rencana reaktivasi Train F Badak LNG yang diproyeksikan mulai beroperasi pada 2028. Kepala SKK Migas Kalsul, Azhari Idris, menjelaskan bahwa optimisme ini didukung oleh temuan cadangan gas baru dari sumur Maha-3 oleh ENI di Selat Makassar dengan potensi produksi mencapai 100 MMSCFD.

Saat ini, upaya pencarian sumber cadangan baru terus dikebut melalui survei seismik seluas 12.000 kilometer persegi yang merupakan salah satu yang terbesar pada tahun ini.
Baca juga:
Staf Ahli Pemkot Bontang, Anwar Sadat, menyambut baik kabar reaktivasi kilang tersebut karena berpotensi besar menciptakan lapangan kerja dan menekan angka pengangguran di Bontang. Senada dengan hal itu, Director & COO Badak LNG, Feri Sulistyo Nugroho, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar menjaga stabilitas energi, tetapi juga memastikan operasional hulu migas memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi lokal secara berkelanjutan.













Comment