Pekanbaru, tanganrakyat.id – PT Hutama Karya (Persero) berkomitmen menjaga standar keamanan dan kenyamanan bagi pengendara di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru-Dumai (Permai) melalui program pemeliharaan jalan secara rutin. Langkah proaktif ini dilakukan menyusul respons positif dari para pengguna jalan yang mengapresiasi kualitas infrastruktur sepanjang 131,5 kilometer tersebut, sekaligus menanggapi masukan terkait adanya beberapa titik jalan yang mulai bergelombang akibat tingginya volume kendaraan berat.
Untuk memastikan kondisi jalan tetap prima, pihak Regional Sumatera Bagian Tengah Hutama Karya saat ini tengah melakukan pekerjaan pemeliharaan Flexible Pavement di beberapa titik krusial. Pekerjaan tersebut berlangsung di Jalur A (arah Pekanbaru ke Dumai) pada KM 2+050 hingga KM 2+245, serta di Jalur B (arah Dumai ke Pekanbaru) pada KM 24+400 hingga KM 24+100.
Perwakilan Hutama Karya, Untung, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengendara akibat proses perbaikan ini. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan pemeliharaan dilakukan berdasarkan hasil inspeksi dan evaluasi berkala di lapangan, dengan prioritas utama pada area yang berdampak langsung terhadap aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Selama masa pengerjaan berlangsung, Hutama Karya telah menyiapkan prosedur pengamanan area kerja yang ketat, termasuk pemasangan rambu-rambu peringatan dan penempatan petugas di lapangan. Petugas tersebut disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas guna meminimalkan potensi hambatan perjalanan, sehingga para pengendara tetap bisa melintas dengan lancar meski tengah ada perbaikan di lokasi tersebut.
Baca juga:
Di sisi lain, para pengguna jalan, seperti Amin Hadian dan Sardi, turut memberikan apresiasi terhadap keberadaan fasilitas rest area di KM 45, Kandis, Kabupaten Siak. Fasilitas yang lengkap, mulai dari pusat jajanan hingga rumah ibadah, dinilai sangat membantu pengendara jarak jauh untuk melepas lelah, sekaligus melengkapi kenyamanan aksesibilitas yang ditawarkan oleh tol yang menghubungkan dua kota besar di Riau tersebut.













Comment