BPBD Kabupaten Indramayu Bersama Potensi SAR Gelar Simulasi Water Rescue

  • Bagikan
BPBD Kabupaten Indramayu Bersama Potensi SAR Gelar Simulasi Water Rescue (Foto. Red)

Tanganrakyat.id, Indramayu-Guna meningkatkan ketrampilan ataupun kemampuan tim rescue serta menghadapi kemungkinan tugas-tugas SAR masa mendatang jika terjadi bencana di Kabupaten Indramayu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu bersama semua unsur Potensi SAR di Kabupaten Indramayu gelar simulasi water rescue dialiran sungai Cimanuk yang terletak di Desa Gedangan Kecamatan Sukagumiwang Kabupaten Indramayu, Rabu, (26/5).

Dalam simulasi water rescue dihadiri Bupati Indramayu Nina Agustina, Kalak BPBD Kabupaten Indramayu Dadang Oce Iskandar, Koordinator Forum Koordinasi Pencarian dan Pertolongan (FKP3D) Indramayu, Fajar Faelani,
TNI/Polri, dari unsur Potensi SAR yang tergabung dalam FKP3D yang ikut Simulasi Aktivis Kemanusiaan KRI (KOMUNITAS RELAWAN INDEPENDEN), FKAM, MIB, SKIN, KBPPAI, PENIKMAT ALAM, SIGMASCOUT RESCUE, RAPI, Tagana, Baguna, Kecamatan Sukagumiwang, Puskesmas Sukagumiwang, PMI Indramayu dan Potensi SAR lainnya.

Potensi SAR yang tergabung dalam FKP3D saat megevakuasi korban bencana dalam simulasi water rescue yang diadakan oleh BPBD Kabupten Indramayu  (Foto. Red)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu Dadang Oce Iskandar pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa untuk simulasi water rescue kali ini diantaranya melakukan penyelamatan orang tenggelam, penyelamatan orang sakit, manula, Ibu hamil dan juga anak-anak dengan beberapa teori penyelamatan dengan SOP BASARNAS.

Sedangkan Bupati Indramayu Nina Agustina mengungkapkan dengan diadakannya simulasi kebencanaan ini diharapkan bisa meminimalisir korban jiwa didaerah-daerah yang rawan bencana alam di Kabupaten Indramayu.

“Saya berharap untuk kedepannya simulasi penanggulangan bencana bisa dijadikan kurikulum di sekolah-sekolah sehingga generasi muda Indramayu sejak dini sudah memahami cara penyelamatan diri saat terjadi bencana baik bencana alam, ataupun bencana non alam, ” tegas Nina Agustina, Rabu, (26/5) disela-sela kegiatan simulasi.

Baca juga: Pangandaran Rawan Bencana, BPBD Gelar Simulasi Gempa Dan Kenalkan Aplikasi SIRITA

Maman dari Forum Koordinasi Pencarian dan Pertolongan (FKP3D) Indramayu saat dimintai pendapat tentang simulasi bencana memaparkan untuk kegiatan Simulasi Tanggap Bencana Banjir FKP3D (Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan) turut serta berperan dalam misi kemanusiaan yang dengan ini garis komando ada di BPBD Kabupaten Indramayu

“Secara langsung pula kami Relawan Kemanusiaan yang tergabung di dalam FKP3D memperkenalkan diri Kepada Pemerintah Daerah Kabupten Indramayu dan Instansi terkait juga masyarakat bahwa disaat ada bencana alam, non alam dan SAR kami siap hadir membantu dan bekerjasama dengan pemerintah daerah dan BPBD Kabupaten Indramayu dalam penanggulangan bencana alam dan non alam juga SAR,” ujar Maman, Kamis, (27/5)

Di tempat terpisah Ketua Aktivis Kemanusiaan KRI (Komunitas Relawan Independen) Kabupaten Indramayu dalan simulasi bencana yang di gelar BPBD Kabupten Indramayu menurunkan anggotanya yang sudah terbiasa dan terlatih diberbagai bencana di Indonesia.

“Ini adalah ‘upgrading’ relawan, terutama bagi teman-teman relawan yang berada bagian ‘rescue’, sedangkan bagi relawan baru pasti jadi pengalaman tersendiri, dan bagi relawan ‘rescue’ yang berpengalaman bisa menjadi sarana latihan kembali, karena tidak ada orang yang ahli tanpa berlatih dan berlatih, ” ujar Kang Supardi, Kamis
(27/5) melalui sambungan selular.

Baca juga:Indramayu Banjir, KRI Bantu Evakuasi Warga

Ia mengharapkan materi yang diperoleh selama simulasi dapat menjadi bekal dan pengetahuan bagi relawan agar siap diterjunkan di lokasi bencana, apalagi di Kabupaten Indramayu rawan banjir,” tutupnya (Yul)

  • Bagikan

Comment