Gerebek Sarang Narkoba, Polisi Sempat Dilempari Warga Dengan Batu

  • Bagikan
Gerebek Sarang Narkoba, Polisi Sempat Dilempari Warga Dengan Batu (Foto: Red)

Tanganrakyat.id, Mandailing Natal, – Puluhan personil dari Polres Mandailing Natal (Madina) dan Polsek Panyabungan mengepung Kampung yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di wilayah Kelurahan Panyabungan III Kecamatan Panyabungan. Jumat (20/9/2024) malam.

Aksi penggerebekan ini dilakukan petugas setelah sebelumnya 8 anggota Kepolisian dari Satnarkoba sempat mendapat perlawanan dari warga saat hendak menangkap terduga pengedar narkoba berinisial MD.

Warga dan keluarga terduga pelaku yang mengetahui penangkapan ini berusaha menghadang petugas dengan melemparinya dengan batu.

Ironisnya, keluarga terduga pelaku juga memprovokasi warga dengan meneriaki Polisi dengan sebutan kata kata yang tidak pantas, sehingga memancing amarah warga sekitar lokasi penangkapan.

Penggrebekan Bandar Narkoba (Foto: Red)

Alhasil, pelaku MD bandar narkoba yang sudah menjadi incaran polisi berhasil melarikan diri setelah ditarik pihak keluarganya, termasuk tantenya dari tangkapan petugas.

Sementara, akibat penolakan dari warga dan keluarga terduga pelaku, 2 orang anggota Kepolisian mengalami luka luka akibat terkena lemparan batu oleh warga.

Baca Juga:

Telkom Ingatkan (Reseller) Agar Jangan Memperjual Belikan Jaringan

Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh yang mengetahui anggotanya terluka saat hendak menangkap bandar narkoba, selanjutnya memerintahkan kurang lebih 30 personil untuk turun langsung menggerebek sarang narkoba tersebut.

Karena warga yang anarkis, aksi penggerebekan ini pun langsung dipimpin Kapolres Madina didampingi Kasat narkoba dan juga Kapolsek Panyabungan.

Diduga sebagai barang bukti yang disamarkan (Foto: Red)

Dari jumlah pelaku yang berhasil kabur saat penggerebekan itu, satu pelaku diantaranya berhasil diamankan petugas berikut dengan barang bukti, yakni alat hisap sabu.

Pelaku yang berhasil diamankan ini pun selanjutnya digelandang ke Mako Polres Madina guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh mengatakan, sebelumnya anggota Kepolisian berhasil melakukan operasi tangkap tangan dengan barang bukti 5 paket sabu siap edar di wilayah itu.

Namun, kata Kapolres, pada saat pelaku diamankan, warga dan pihak keluarga terduga pelaku menghalang halangi petugas dengan melemparinya dengan batu.

Penggrebekan sempat ricuh dengan warga (Foto: Red)

“Dengan jumlah personil yang terbatas, ada beberapa warga dan keluarga terduga pelaku yang menghalangi, sehingga pelaku berhasil melarikan diri, namun salah satu keluarga terduga yang menghalagi petugas, sudah kita kantongi identitasnya, dan kita datangi rumahnya beserta pak lurah Panyabungan III,” ucap Kapolres.

Dilokasi penggerebekan, Polisi juga terpaksa menempuh gang gang kecil, guna mengejar pelaku narkoba yang lari dari kejaran petugas.

Terakhir, kawasan ini pun menjadi sarang dan target operasi polisi, karena rawan peredaran narkoba. Sementara, MD bandar narkoba, statusnya kini menjadi incaran polisi.

Penulis: S/TIM
  • Bagikan

Comment