Tanganrakyat.id, Sumatera Barat, – Sebuah peristiwa tragis mengguncang institusi kepolisian Indonesia. Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshar, ditemukan tewas ditembak di halaman Mapolres oleh rekan sejawatnya, Kabag Ops AKP Dadang Iskandar.
Dugaan sementara, pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh konflik kepentingan terkait bisnis tambang ilegal yang dibekingi oleh oknum pejabat tinggi.
Brigjen TNI Elphis Rudy, paman sekaligus mentor almarhum, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian ponakannya yang berintegritas tinggi. Ia yakin bahwa AKP Ryanto menjadi korban karena menjalankan tugasnya dengan baik dalam memberantas kejahatan, khususnya kasus tambang ilegal.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa AKP Dadang Iskandar melakukan penembakan karena merasa tidak senang dengan tindakan tegas AKP Ryanto dalam menindak pelaku tambang ilegal.
Diduga, AKP Dadang memiliki hubungan erat dengan pemilik tambang tersebut dan berusaha melindungi bisnis haramnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku dihukum seberat-beratnya.
Baca juga:
“Drama Bullying di Surabaya: Pengusaha Paksa Siswa Sujud, Polisi Turun Tangan”
Masyarakat pun mendesak agar kasus ini segera diungkap hingga ke akar-akarnya dan seluruh pihak yang terlibat diberikan sanksi yang setimpal.













Comment