Misteri Harta Berdarah Haji Syahroni: Adik Almarhum Terancam, ‘Pesuruh’ Kini Kuasai Aset Mewah!

  • Bagikan
Rumah tempat pembunuhan Haji Syahroni sekeluarga di Paoman Indramayu Jawa Barat (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id – Drama perebutan harta warisan almarhum Haji Syahroni di Indramayu kian memanas dan mencekam.

Muhaimin, adik kandung almarhum, secara mengejutkan mengaku hidup dalam bayang-bayang ketakutan lantaran merasa keselamatannya terancam oleh aktor intelektual lain yang masih berkeliaran bebas.

Hingga  Senin Pahing (11/5/2026), proses persidangan masih bergulir, namun aroma konspirasi di balik kematian sang kakak justru semakin menyengat dengan munculnya dugaan keterlibatan pihak-pihak misterius di luar tersangka yang sudah diringkus.

​”Saya khawatir ada sesuatu yang terjadi di jalan,” ungkap Muhaimin dengan nada getir saat ditemui di pengadilan. Ketakutan ini bukan tanpa alasan; ia mencium adanya motif penguasaan harta yang sistematis di balik kasus ini.

Baca juga:

Tuntut Keadilan, Keluarga Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman Indramayu Minta Pelaku Dihukum Mati

Muhaimin menduga kuat bahwa masih ada “tangan-tangan dingin” yang belum tersentuh hukum, yang kini tengah memantau pergerakannya demi mengamankan aset bernilai fantastis milik almarhum kakaknya.

Haji Muhaimin, adik kandung Haji Syahroni (Foto: Inoy)

​Ironisnya, di saat proses hukum sedang mencari keadilan, aset peninggalan Haji Syahroni kini justru dikabarkan jatuh ke tangan yang salah. Sosok bernama Rohmah, yang disebut Muhaimin dahulu hanyalah seorang pesuruh atau kerabat jauh, kini justru tampil dominan mengelola belasan pintu kontrakan tanpa izin ahli waris. Perubahan drastis status dari “pelayan” menjadi “penguasa” ini memicu kecurigaan besar tentang siapa sebenarnya yang membekingi pergerakan tersebut.

​Muhaimin yang sempat mendatangi lokasi mengaku geram sekaligus terpukul melihat 13 pintu kontrakan milik kakaknya disewakan secara ilegal. Para penyewa menyetorkan uang kepada pihak yang dianggap tidak berhak, sementara rumah induk almarhum dijarah secara perlahan dengan dalih pembersihan. “Dulu dia itu pesuruh, tapi sekarang kenapa dia yang sewenang-wenang?” keluh Muhaimin yang merasa harga diri keluarganya diinjak-injak oleh oknum yang memanfaatkan situasi.

Baca juga:

Misteri Pembunuhan Sekeluarga Paoman: Pengacara Sebut Dakwaan Jaksa “Halusinasi” dan Tak Logis!

​Kini, bola panas ada di tangan aparat penegak hukum untuk membongkar siapa saja oknum yang bermain di balik layar. Haji Muhaimin menegaskan tidak akan mundur dan menuntut transparansi total agar fakta-fakta gelap segera terungkap.

Publik kini menunggu, apakah hukum mampu menyentuh para pelaku baru ini, ataukah harta Haji Syahroni akan terus menjadi jarahan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab di tengah ancaman nyawa sang ahli waris.

Penulis: Inoy 
  • Bagikan

Comment