Porprov Jabar 2026 di Depan Mata, Anggaran Rp4 Miliar Mandek: Pemkab Indramayu “Cekik” Nasib Atlet?

  • Bagikan
Porprov Jabar 2026 di Depan Mata, Anggaran Rp4 Miliar Mandek: Pemkab Indramayu "Cekik" Nasib Atlet? (Foto: Red)

​Indramayu, tanganrakyat.id – Janji manis Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk menggelontorkan dana segar sebesar Rp4 miliar bagi 34 cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI kini dipertanyakan kejelasannya. Hingga Kamis Wage, 7 Mei 2026, anggaran yang diklaim sebagai “urat nadi” persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XV itu tak kunjung cair, memicu keresahan massal di kalangan pelatih dan atlet yang merasa digantung tanpa kepastian finansial. Padahal, waktu persiapan menuju kompetisi di Bekasi, Bogor, dan Depok pada November mendatang hanya tersisa enam bulan lagi.

Baca juga:

Yogi Kurniawan Resmi Dilantik Jadi Ketua KONI Indramayu 2026-2030, Fokus Bidik Prestasi di Porprov Jabar 2026

​Sejumlah petinggi cabor mulai habis kesabaran, termasuk Sekretaris Umum PSTI Ade dan Ketua PJSI Indramayu Edi Sunaryo, yang blak-blakan menyebut keterlambatan ini sebagai ancaman serius bagi prestasi daerah. Edi Sunaryo bahkan melontarkan peringatan keras bahwa jika pencairan dana pada bulan Mei ini meleset, pihaknya akan menggalang kekuatan seluruh cabor untuk melakukan konsolidasi besar-besaran guna mempertanyakan sejauh mana kepedulian Pemkab Indramayu terhadap keringat para atlet.

​Ironisnya, di tengah target tinggi mendulang medali dan mengejar prestise kabupaten, para atlet justru dipaksa berjuang dengan fasilitas seadanya tanpa dukungan operasional yang memadai.

Seperti yang dialami atlet Judo yang harus berlatih mandiri di Kecamatan Arahan tanpa adanya “bapak angkat” atau sponsor swasta, sehingga ketergantungan pada APBD menjadi harga mati. Situasi ini dinilai sangat kontradiktif dengan ambisi pemerintah daerah yang ingin mengharumkan nama Indramayu di kancah nasional namun seolah “setengah hati” dalam memberikan modal.

​Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan jajaran pengurus KONI yang baru dilantik bulan lalu. Publik menunggu apakah komitmen anggaran tersebut akan segera direalisasikan atau justru menjadi catatan hitam kegagalan birokrasi dalam mendukung kemajuan olahraga.

Jika dukungan finansial ini terus macet, bukan tidak mungkin harapan membawa pulang emas dari Porprov Jabar XV hanya akan menjadi mimpi di tengah minimnya asupan amunisi bagi para pejuang olahraga di lapangan.

 

Penulis: Kang Prabu
  • Bagikan

Comment