Indramayu, tanganrakyat.id – kembali menjadi sorotan publik menyusul polemik ketidakhadiran berulang Direktur Utama PDAM dalam rapat DPRD. Di balik absensi yang berulang ini, terkuak adanya pertarungan politik yang sengit di balik layar.
Sumber internal, membocorkan adanya perbedaan pandangan yang tajam antara Direktur Utama dengan sejumlah anggota dewan terkait kebijakan pengelolaan PDAM. Isu korupsi dan proyek-proyek besar yang menguntungkan pihak tertentu pun mencuat ke permukaan.
“Ada dugaan kuat adanya kepentingan politik tertentu di balik semua ini,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.
“Beberapa pihak ingin mengganti Direktur Utama dengan orang yang lebih sejalan dengan kepentingan kelompok mereka.”
Dugaan ini semakin menguat dengan adanya informasi mengenai pengaruh kuat partai politik tertentu dalam pengambilan keputusan di PDAM Indramayu.
Pertarungan perebutan kekuasaan ini, sayangnya, berdampak langsung pada pelayanan publik.
Baca juga:
Masyarakat Indramayu yang selama ini mengeluhkan kualitas air dan pelayanan PDAM semakin resah. Mereka berharap agar konflik internal DPRD dan PDAM segera berakhir.
“Kami pengen pelayanan PDAM agar lebih baik,” ujar Dewi, salah seorang warga.” tutupnya , pada Minggu (15/12).













Comment