Warga Indramayu Demo Proyek Bendungan Salamdarma

  • Bagikan
Warga Indramayu Demo Proyek Bendungan Salamdarma (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id – Proyek pembangunan Bendungan Salamdarma di Indramayu menuai protes dari warga Desa Bugis Tua. Kerusakan jalan dan jembatan akibat proyek tersebut mengganggu aktivitas warga dan memicu demonstrasi ke kantor kontraktor.

Menanggapi keluhan warga, DPRD Kabupaten Indramayu melakukan kunjungan lapangan ke lokasi proyek. Mereka ingin memastikan langsung dampak proyek terhadap masyarakat dan mencari solusi atas permasalahan yang timbul.

Anggota DPRD Edi Fauzi mengungkapkan bahwa BBWS berdalih tidak memiliki anggaran untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat proyek. Sikap ini dinilai tidak bertanggung jawab dan mengabaikan kepentingan masyarakat.

Warga merasa kecewa dengan sikap BBWS yang dinilai mengutamakan regulasi daripada memperhatikan dampak sosial proyek terhadap masyarakat sekitar. Mereka berharap DPRD dapat terus mengawal aspirasi mereka hingga tuntutan perbaikan infrastruktur terpenuhi.

Proyek revitalisasi Bendungan Salamdarma merupakan bagian dari program strategis nasional dengan total anggaran mencapai Rp 130 miliar. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan suplai air irigasi dan mencegah pendangkalan sungai.

Proyek revitalisasi Bendungan Salamdarma mencakup dua pekerjaan utama, yaitu pembangunan siphon dan desilting basin. Siphon berfungsi untuk mengalirkan air ke saluran irigasi, sedangkan desilting basin berguna untuk menampung endapan lumpur.

PT Nindya Karya ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana proyek Bendungan Salamdarma. Perusahaan ini ditargetkan menyelesaikan proyek hingga pertengahan tahun 2025.

Proyek pembangunan Bendungan Salamdarma menimbulkan sejumlah dampak lingkungan, terutama kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan. Hal ini menyebabkan kesulitan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Warga Desa Bugis Tua menuntut agar pemerintah dan kontraktor proyek bertanggung jawab atas kerusakan infrastruktur yang terjadi. Mereka meminta agar jalan dan jembatan yang rusak segera diperbaiki.

DPRD Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi warga dan memastikan bahwa tuntutan mereka didengar oleh pemerintah dan pihak terkait.

Bacajuga:

Indramayu Darurat Begal! Politisi Desak Polisi Tindak Tegas

Mereka akan berupaya mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan yang timbul akibat proyek Bendungan Salamdarma.

  • Bagikan

Comment