Indramayu, tanganrakyat.id – Bukan jalan biasa, tapi “arena off-road” maut! Jalan raya Tinumpuk-Segeran di Juntinyuat, Indramayu, Indonesia berubah menjadi kubangan kerbau raksasa. Lubang-lubang menganga sedalam 20 sentimeter siap menelan korban. Warga menjerit, kecelakaan mengintai setiap detik!
Bayangkan, di tengah guyuran hujan, pengendara motor harus berjibaku menghindari lubang-lubang yang tak terlihat. “Seperti main roulette, kapan saja bisa terperosok!” ujar Samsiah (30), warga yang setiap hari melintasi jalan neraka ini.
Bukan hanya motor, mobil pun harus ekstra hati-hati. “Suspensi mobil saya sampai jebol gara-gara jalan ini,” keluh seorang pengemudi truk yang enggan disebutkan namanya. “Pemerintah seolah tutup mata, membiarkan kami bergelut dengan maut setiap hari!”
Jalan ini bukan sekadar jalan alternatif, tapi urat nadi perekonomian warga Tinumpuk dan Segeran. “Hasil bumi kami jadi sulit diangkut, harga pun anjlok,” ungkap seorang petani dengan nada putus asa.
Warga tak lagi sabar. Mereka menuntut pemerintah daerah, terutama Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, untuk segera bertindak. “Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak!” tegas seorang tokoh masyarakat setempat. Minggu (23/3) siang.
Baca juga:
Proyek Irigasi Jadi Kutukan: Warga Jatisura Terisolir di Lumpur
Mampukah pemerintah mengembalikan jalan ini menjadi layak dilalui? Atau jangan-jangan, jalan ini akan terus menjadi saksi bisu kelalaian dan penderitaan warga Indramayu?













Comment