Dampak 35 Tahun Penutupan Saluran Air, Lahan Warga Singajaya Indramayu Kritis!

  • Bagikan
Dampak 35 Tahun Penutupan Saluran Air, Lahan Warga Singajaya Indramayu Kritis! (Foto: Red)

​Indramayu, tanganrakyat.id – Penderitaan panjang dialami warga Desa Singajaya dan Singaraja, Indramayu, akibat penutupan total aliran drainase atau Kalen Senen sejak tahun 1991.

Saluran air vital yang dulunya terhubung dengan anak Sungai Cimanuk (Sungai Sindupraja) ini ditutup saat masa pembangunan Perumahan Bumi Patra.

​Setelah lebih dari tiga dekade, dampaknya kini sangat terasa:

​Lahan Kritis: Lahan perkebunan dan persawahan di sepanjang Blok Wotbogor hingga Kalen Senen mati. Aliran air tawar dari hulu tidak mampu mendorong air asin, menyebabkan banyak lahan berubah menjadi lahan gambut yang tidak produktif.

​Sanitasi Buruk: Limbah rumah tangga tergenang, menciptakan sanitasi air limbah yang sangat buruk dan mengancam kesehatan lingkungan.

Baca juga:

Dedi Mulyadi Soroti Potensi Indramayu, Tekankan Birokrasi Bersih

​Warga setempat, seperti Faisal Ghoni, mengeluhkan matinya aliran sungai.

Sementara tokoh pemuda, Eman Suryana, menegaskan bahwa penutupan 35 tahun lalu kini membuahkan pil pahit.

Mantan Kuwu Singajaya, Muasir, SAg.  bahkan mengaku sudah pernah berupaya melobi pihak Pertamina untuk membuka kembali akses aliran air, namun gagal.

​”Kami berharap Kalen Senen ini bisa dibuka kembali. Lahan kami sekarang sudah tidak bisa diandalkan lagi,” ujar salah satu warga.

​KDM Siap Bantu, Lewat Jalur Pusat
​Keresahan masyarakat ini akhirnya ditindaklanjuti secara serius oleh Kuwu Singajaya Habib Burrohman dan Ketua BPD Ahmad Khotibul Umam.

Mereka secara resmi meminta bantuan kepada Kang Dedi Mulyadi (KDM) melalui Anggota Dewan Provinsi Jawa Barat, Hilal Hilmawan, saat kunjungan di Desa Singajaya pada Sabtu (22/11/25).

​Menanggapi permintaan tersebut, Hilal Hilmawan anggota DPR Propinsi Jabar memastikan bahwa Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi siap membantu pembukaan kembali akses aliran anak Sungai Cimanuk (Kalen Senen) yang melintasi Desa Pekandangan sampai Singajaya.

​”KDM siap untuk membantu dibukanya kembali aliran anak sungai Cimanuk Kalen Senen, walaupun ini akan melalui proses dengan pihak Pertamina Pusat. Ini adalah hajat hidup masyarakat,” tegas Hilal Hilmawan. Senen (24/11).

Baca juga:

Indramayu 139 Desa Gelar Pilwu Serentak 2025, Desa Singajaya Gelar Sosialisasi

​Langkah ini membawa secercah harapan bagi ribuan warga yang selama ini merana akibat bencana lingkungan yang disebabkan oleh pembangunan di masa lalu. Perjuangan untuk mengembalikan fungsi vital Kalen Senen kini berlanjut, melibatkan tokoh daerah hingga potensi lobi ke tingkat Pertamina Pusat.

Penulis: Achmad A'la Derajat
  • Bagikan

Comment