Kuwu Sukamelang Bantah Isu Pungli Banpang: Itu Sumbangan Sukarela untuk Masjid

  • Bagikan
Kuwu Sukamelang Bantah Isu Pungli Banpang: Itu Sumbangan Sukarela untuk Masjid (Foto: Red)

​Indramayu, tanganrakyat.id – Pemerintah Desa Sukamelang, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, memberikan klarifikasi tegas terkait isu pungutan liar (pungli) dalam penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras dan minyak dari pemerintah pusat.

Kuwu Sukamelang, Masduki, menegaskan pada Selasa (30/12) bahwa pihak desa tidak pernah menginstruksikan pungutan sebesar Rp20.000 sebagaimana kabar yang beredar. Ia memastikan bahwa bantuan tersebut dibagikan secara gratis kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan Bulog.

​Masduki menjelaskan bahwa kejadian yang sebenarnya terjadi adalah adanya inisiatif warga di Blok Bogor yang memberikan uang seikhlasnya untuk donasi renovasi masjid saat pengambilan bantuan. Uang yang terkumpul sekitar Rp500.000 tersebut murni pemberian sukarela tanpa paksaan, dengan nominal bervariasi mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000, dan langsung diserahkan kepada Ketua DKM setempat.

Baca juga:

Bulog “Gercep” Serap Gabah Petani Indramayu Jelang Panen Raya: Harga Stabil, Petani Tersenyum!

Pihak desa menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pengumpulan dana tersebut sebelumnya dan siap memfasilitasi pengembalian uang jika ada warga yang merasa tidak ikhlas.

​Menanggapi polemik ini, Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, turut mempertegas bahwa seluruh program Bantuan Pangan (Banpang) tidak dipungut biaya sepeser pun.

Senada dengan hal tersebut, Nur Patimah (42), salah satu warga Desa Sukamelang, meluruskan bahwa kabar pungli Rp20.000 tersebut tidak benar.

Baca juga:

Stop Impor! Bulog Siap Borong 4 Juta Ton Beras Petani Lokal di 2026

Pemerintah Desa Sukamelang kini mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan menjamin transparansi dalam setiap penyaluran bantuan di masa mendatang.

Penulis: Kakang Prabu
  • Bagikan

Comment