Jakarta, tanganrakyat.id – Organisasi massa Islam Al Washliyah resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan Muktamar ke-23 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juli 2026.
Persiapan besar ini dimulai dengan rapat perdana panitia nasional yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, di Sekretariat Cempaka Putih, Jakarta Timur, pada Kamis Legi (5/3).
Dalam pertemuan tersebut, panitia menetapkan target utama untuk menghadirkan Presiden Prabowo Subianto guna membuka secara resmi gelaran akbar organisasi yang lahir di Sumatera Utara tersebut.
Ahmad Doli Kurnia menjelaskan bahwa terdapat lima parameter kesuksesan yang ingin dicapai, mulai dari kehadiran unsur pemerintah, syiar informasi yang luas (viral), hingga kemanfaatan bagi seluruh warga Al Washliyah. Selain agenda utama pemilihan kepemimpinan, Muktamar ini akan didahului oleh serangkaian kegiatan pra-muktamar, termasuk Halaqoh Ulama Internasional.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan organisasi tidak hanya sukses secara seremoni, tetapi juga menghasilkan gagasan konkret yang berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa.
Muktamar kali ini mengusung tema sementara “Berkhidmat Untuk Umat Menuju Indonesia Maju”, sebuah narasi yang menekankan pengabdian organisasi terhadap pembangunan nasional.
Baca juga:
Kang Supardi, Wartawan Muda Penuh Berkah
Rapat koordinasi yang berlangsung secara hybrid tersebut turut dihadiri oleh jajaran petinggi panitia seperti Charles Purnama Siregar dan Deding Ishak. Sementara itu, Ketua Umum PB Al Washliyah, Masyhuril Khamis, diketahui tengah melakukan koordinasi strategis di Istana Negara guna mematangkan sinergi antara organisasi dan pemerintah menjelang perhelatan besar tersebut.













Comment