Indramayu, tanganrakyat.id – Sebuah kejadian tak terduga mewarnai suasana khidmat apel Halal Bihalal di Alun-alun Indramayu pada Selasa Pahing (31/3/2026).
Saat sedang asyik menyalami barisan ASN dengan penuh kehangatan, lencana simbol jabatan yang melekat di saku kanan Bupati Lucky Hakim tiba-tiba terlepas dan meluncur jatuh ke tanah.
Meski sang Bupati sempat berusaha menahan gerak jatuhnya benda logam tersebut, lencana itu tetap mendarat di bumi sebelum akhirnya sigap dipungut oleh seorang ajudan yang berada tepat di belakangnya.
Peristiwa yang terekam dalam video berdurasi 47 detik ini pun mendadak jadi buah bibir hangat di kalangan wong Reang.
Bagi sebagian warga, jatuhnya simbol kekuasaan di tempat umum sering kali dikaitkan dengan berbagai selentingan mitos atau “tanda alam” tertentu. Namun, banyak juga yang menilai kejadian tersebut murni faktor teknis, mengingat padatnya aktivitas fisik saat bersalaman yang memungkinkan pengait lencana menjadi kendor atau tersenggol secara tidak sengaja.
Dedi, salah seorang warga yang menyaksikan video tersebut, mengaku kaget sekaligus bertanya-tanya mengenai makna di balik insiden itu. “Waduh, kok bisa pas sekali jatuhnya saat acara penting.
Ya, kita berprasangka baik saja, mungkin memang kendor pengaitnya. Tapi namanya orang kecil, kadang suka kepikiran kalau ada simbol jabatan jatuh ke tanah begitu,” ujarnya.
Baca juga:
Hingga kini, momen “copotnya” lencana tersebut terus memicu diskusi di media sosial, antara sisi logika teknis dan kepercayaan lokal masyarakat Indramayu.













Comment