Indramayu, tanganrakyat.id – Suasana mencekam kini menyelimuti kawasan TPA Pecuk, khususnya di jalur “Toang” yang dikenal lengang saat malam hari. Desas-desus mengenai penampakan sosok menyerupai kuntilanak yang kerap mengeluarkan suara cekikikan telah menjadi buah bibir warga Bumi Wiralodra, baik melalui obrolan warung kopi maupun jagat media sosial.
Meski kental dengan nuansa mistis khas kearifan lokal masyarakat pesisir yang masih memercayai keberadaan makhluk gaib, fenomena ini menimbulkan keresahan bagi para pengendara yang terpaksa melintasi jalur tersebut setelah matahari terbenam.
Warga terbelah dalam menyikapi isu ini; sebagian meyakini itu adalah gangguan makhluk halus penghuni area pembuangan, namun tak sedikit yang mencurigai adanya “kuntilanak jadi-jadian”. Muncul dugaan bahwa sosok tersebut merupakan modus kejahatan baru dari oknum tak bertanggung jawab yang sengaja memanfaatkan rasa takut warga untuk melakukan aksi kriminal di jalanan yang minim penerangan.
Kondisi jalur Toang yang gelap gulita memang menjadi celah bagi tindakan kriminal, sehingga penampakan ini dianggap sebagai peringatan bagi masyarakat untuk lebih jeli dalam membedakan antara gangguan gaib dan ancaman nyata.
Pemerintah desa dan pihak berwenang mengimbau agar warga tidak hanyut dalam ketakutan yang berlebihan namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
Bagi masyarakat Indramayu yang hendak melintas, disarankan untuk mencari jalur alternatif yang lebih terang atau berkendara secara berkelompok jika harus melewati TPA Pecuk pada larut malam.
Baca juga:
O’ushj Dialambaqa Direktur PKSPD: Proyek TPA Pecuk Dan Persoalan Sampah
Hingga ada klarifikasi lebih lanjut, keselamatan berkendara dan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan harus tetap menjadi prioritas utama di atas rasa penasaran terhadap misteri yang tengah viral tersebut.













Comment