Indramayu, tanganrakyat.id – Desa Kenanga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, resmi terpilih sebagai salah satu pionir peluncuran Kawasan Daulat Pangan dan Ekonomi Masyarakat Penggerak (KDKMP) baru di Kabupaten Indramayu Jawa Barat.
Langkah strategis ini diawali dengan peresmian serentak 1.061 gerai sembako di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara daring pada Sabtu Pon (16/5). Acara nasional yang berpusat di Nganjuk tersebut terhubung langsung secara virtual dengan pelaksanaan program di wilayah Indramayu.
Dalam peresmian tersebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen kuat pemerintah pusat untuk terus mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan hingga ke pelosok daerah.
Kepala Negara juga mengajak seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan elemen terkait untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah. Hal ini dinilai krusial demi mendukung keberhasilan program nasional yang diharapkan membawa manfaat nyata bagi stabilitas ekonomi warga.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang hadir di Desa Kenanga, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar dari pemerintah pusat.

Menurut Lucky, kehadiran gerai KDKMP ini menjadi berkah luar biasa bagi peningkatan ekonomi masyarakat Indramayu. Ia secara khusus memuji dedikasi jajaran TNI, terutama Kodim 0616/Indramayu, yang bergerak cepat mengatasi berbagai tantangan di lapangan agar target pembangunan fisik gerai terpenuhi.
Senada dengan Bupati, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., memaparkan bahwa saat ini telah berhasil terbangun 201 gerai di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu. Pihaknya menargetkan jumlah akumulatif akan mencapai 210 gerai pada akhir Juli mendatang. Dari jumlah yang ada, sebanyak 71 gerai dipastikan telah rampung 100 persen dan siap beroperasi penuh setelah proses pendistribusian perlengkapan dari Agrinas selesai dilakukan.
Kehadiran gerai-gerai KDKMP ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berakar di tingkat desa. Selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan sembako bersubsidi dengan harga yang jauh lebih terjangkau bagi masyarakat, gerai ini memiliki fungsi ganda yang strategis. Jaringan gerai KDKMP akan difungsikan sebagai wadah penyaluran hasil perekonomian lokal, sehingga potensi wilayah seperti hasil pertanian dan peternakan warga dapat dipasarkan secara langsung.
Meski berjalan progresif, pihak Kodim tidak menampik adanya kendala dalam memperluas jangkauan program ke ratusan desa lainnya di Indramayu. Letkol Arm Tulus Widodo menjelaskan bahwa tantangan utama di lapangan saat ini adalah ketersediaan lahan, mengingat prototipe awal gerai standar membutuhkan area yang cukup luas, yakni 1.000 meter persegi. Ke depan, pemerintah pusat direncanakan bakal mengevaluasi penyesuaian ukuran gerai agar program ini bisa tetap diterapkan di wilayah yang minim lahan.

Harapan besar dan optimisme tinggi juga datang dari salahsatu sektor pendamping lapangan yang mengawal program ini. Irfan Zuhri, salah satu pendamping koperasi, menyatakan bahwa peluncuran massal oleh Presiden Prabowo ini akan menjadi titik balik penguatan ekonomi arus bawah.
Pihaknya berkomitmen penuh untuk terus mengawal operasional gerai agar tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dapat benar-benar tercapai secara berkelanjutan.
Baca juga:
Kegiatan peluncuran yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pemangku kepentingan strategis Kabupaten Indramayu. Tampak hadir di lokasi di antaranya Wakil Ketua II DPRD Indramayu Haji Amroni, Kapolsek Sindang AKP Karnala, Kasubsi Ekonomi Keuangan Kejaksaan Ali Usman, Manager PT PLN (Persero) UP3 Indramayu Suharno, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pendamping koperasi setempat.













Comment