Tanganrakyat.id, Serang – Mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di serang, mengadakan Diskusi Publik dan sekaligus Deklarasi Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Serang Raya Bertempat di Padepokan Kupi, Kaloran Kota Serang. Diskusi Publik yang bertemakan “Kedaulatan energi sebagai salah satu pilar ketahanan Nasional dan potensi yang ada di Banten”. Senin, (21/10/ 2019).
Diskusi publik ini merupakan sebuah pembahasan mengenai gambaran kondisi energi di Indonesia khususnya di daerah banten. Kondisi energi di Indonesia memiliki banyak potensi, terlebih pada potensi-potensi energi baru terbarukan (EBT). Semua itu merupakan tantangan bagi bangsa Indonesia, dan terlebih itu bisa menjadi ancaman konflik, jika kita tidak mampu mengelolanya secara adil dan berdaulat.

Di banten sendiri wilayah yang di karuniai banyak potensi potensi energi, namun belum mampu dikelola dan di explore secara mendalam, untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Energi merupakan pilar dari kehidupan manusia, seluruh komponen kehidupan kita membutuhkan sebuah energi. Maka dari itu kumpulan dari mahasiswa yang ada di serang ini sepakat untuk mendirikan dan mendeklarasikan Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Serang Raya.
Acara Diskusi Publik dan Deklarasi DEM Serang raya ini, mengundang berbagai mahasiswa dari setiap kampus yang ada diserang juga menghadirkan nara sumber Ugan Gandar, Presiden Federasi serikat pekerja pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar, Agus Pramono,S.T.,M.T.,Ph.D.,Tech, selaku Akademisi Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Ugan gandar sebagai nara sumber diskusi memberikan pandangan mengenai gambaran kondisi energi yang ada di Indonesia.
“Energi yang dikelola sebagai sumber energi di Indonesia masih konvensional, dan akan habis, kita mengedepankan inovasi-inovasi pengembangan energi baru terbarukan,” ujarnya, Senen (21/10/2019).
Sedangkan Presiden FSPPB (Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu) Arie Gumilar memaparkan dalam mengelola Sumber daya Energi ini harus berhati- hati dan mengunakan pendekatan-pendekatan humaniora, jangan sampai dalam mengembangkan potensi Energi baru terbarukan (EBT), kita melupakan atau mengesampingkan kondisi lingkungan.
Di tempat yang sama Agus Pramono dalam diskusi tersebut memberikn data bahwa, dibanten sendiri lebih tepatnya di daerah bojonegoro cilegon. Wilayah yang memiliki kandungan uranium yang cukup banyak. Yang kita ketahui uranium merupakan salah satu bahan dari Nuklir. Nuklir merupakan potensi energi baru terbarukan kedepan kita harus bisa mengelolanya untuk kepentingan rakyat.
Selesai diskusi dilanjutkan dengan
Deklarasi Dewan energi Mahasiswa (DEM) Serang Raya. Ibnu Mas’ud (Mahasiwa Untirta) Selaku Ketua dari DEM Serang Raya dan Foundernya bersama Gusti Rahman Wahid (Sekjend Dem Serang Raya), Nukman Paluti (Bendahara Umum) dan Mu’min (Mahasiswa Teknik).
Ketua DEM Serang Ibnu Mas’ud membacakan deklarasi kesepatan diantaranya:
Disini DEM Serang Raya bertekad bahwa dengan telah berdiri dan deklarasi dari DEM Serang raya ini, semoga bisa menjadi sebagai media, wadah pengetahuan dan penyadaran isu energi, demi mewujudkan kedaulatan energi di Indonesia.
Ibnu Mas’ud juga menerangkan bahwa “Kita sebagai Pemuda mahasiswa, seharus nya yang memiliki andil besar untuk perubahan terutama di bidang energi, untuk mendorong kedualatan energi di Indonesia. Kita sebagai mahasiswa jika tidak sadar dan tidak mampu mengawal isu-isu energi di Indonesia, maka cita cita dan nilai keadilan yang di gaungkan di UUD pasal 33 dan nilai-nilai Pancasila tidak akan terwujud, Karena Kondisi Pengeloaan Energi di Indonesia, masih dalam bayang bayang Mafia dan Oligarch,” ungkapnya.
Acara diskusi tersebut ditutup dengan pernyataan sikap dukungan oleh Gus Pram pada DEM Serang Raya dan beliau akan selalu siap jika di minta bantuan dan siap memberikan fasilitas untuk proses perkembangan DEM Serang Raya. (KkP)













Comment