oleh

Direktur PKSPD Tanggapi Soal Seleksi Untuk Direksi Bank BPR Karya Remaja 2020-2025 

-Daerah, Ekbis-661 views

Tanganrakyat.id, Indramayu-Ketua Panitia perekrutan untuk seleksi calon Direktur Operasional dan calon Direktur Kepatuhan pada Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Karya Remaja Masa telah dibuka dengan masa Jabatan 2020-2025.

Ketua Panitia Seleksi Maman Kostaman di Indramayu, Selasa (17/3/2020) mengatakan, seleksi perekrutan dua calon Direktur Bank BPR Karya Remaja periode 2020-2025 akan dilaksanakan sebagaimana Surat Pengumuman No.01/PANSEL/-BPR.KR/II/2020.

Persyaratan umum di dalamnya meliputi, calon pelamar harus sehat jasmani dan rohani, memiliki akhlak dan moral yang baik, memiliki keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, jujur, perilaku yang baik dan memiliki dedikasi yang tinggi untuk kemajuan dan mengembangkan perusahaan.

“Persyaratan lebih jelasnya, bisa di lihat di kanal website indramayukab.go.id tetapi yang jelas tidak sedang menjalani sanksi pidana dan tidak sedang menjadi pengurus partai politik, calon kepala daerah atau wakil kepala daerah dan/calon anggota legislatif,” tambahnya.

Dijelaskannya, bagi calon pelamar dua Direktur Bank BPR Karya Remaja yang hendak melamar diharapkan dapat melampirkan beberapa foto copy persyaratan dan menyampaikan makalah dan rencana bisnis dan program kerja yang digagas oleh masing-masing para calon pelamar direksi kepada panitia seleksi.

Lebih lanjut Maman mengatakan, lamaran dapat disampaikan dan ditujukan ke Sekretariat Panitia Seleksi Direktur Operasional dan Direktur Kepatuhan melalui Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Indramayu atau melalui email : panselbprkr@gmail.com.

“Pendaftaran dan penerimaan berkas lamaran dilaksanakan mulai 18 Maret 2020 sampai dengan 21 Maret 2020. Bagi pendaftar yang memenuhi syarat akan dilakukan pemanggilan untuk mengikuti rangkaian seleksi lebih lanjut melalui website indramayukab.go.id .

Di tempat terpisah  Direktur PKSPD (Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah) O’ushj.dialambaqa tanggapi soal kreteria  seleksi dua Direksi BPR Karya Remaja jika kita lihat persyaratan lowongan jabatan untuk calon Direktur Operasional dan calon Direktur Kepatuhan  pada PD BPR Karya Remaja sangat luar biasa bagus. Jangan-jangan untuk waktu 3 hari untuk mencarinya dipastikan tidak akan ketemu. Oleh tim rekruitmen untuk menguji punya keahlian dan integritas bagaimana keterukurannya.

“soal kepemimpinan, jujur, prilaku yang baik baik dan memiliki dedikasi yang tinggi untuk mengembangkan perusahasaan itu masih bisa dimanipulatiflah. Pertanyaannya, apa benar Bupati dan atau birokrasi dan atau Dewan menginginkan BUMD menjadi sehat? Indikasinya tidak, karena bagaimana mungkin mempublikasikan kesempatan lowongan hanya dalam tempo 3 hari saja; 18-21 Maret, ujar O’ushj.dialambaqa,  Selasa (17/03/2020).

Masih menurut Direktur PKSPD (Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah)  Persyaratan terberat adalah membuat makalah atau membuat tencana bisnis untuk BPR KR. Idealnya atau kelazimannya karena ini BUMD minimal 15 hari. Mengapa kita lebih baik dalam waktu relatif agak longgar atau panjang karena untuk mencari yang benar-benar mempunyai profesionalisme dan mempunyai integritas yang kokoh, mentalitas yang kuat. Dalam waktu hanya 3 hari, indikasi kuatnya kedua calon Direktur itu sudah ada atau sudah disiapkan oleh rezim kekuasaan, jadi sesungguhnya sudah ada orang yang ditunjuk. Agar tidak menuai protes atau gugatan publik, tentu akan berdalih dan berapologi bahwa Bagian Perekonomian Setda telah mempublikasikannya secara terbuka, itu yang akan dipakai sebagai dalil.

Pertanyaan yang paling substansial atau yang paling esensial adalah siapa pengujinya? Jika para pengujinya dari para borokrat, maka bisa dipastikan dan bisa dijamin akan mengulang lagu lama karena yang akan diloloskan adalah yang mau memenuhi order politik atau selera kekuasaan. Begitu juga jika pengujinya dari UNWIR juga bisa dijamin dan dipastikan akan menghasilkan Direkrur yang bisa membeo.

Publik tentu bisa menakar apakah hasil rekruitmen tersebut memenuhi keterukuran persyaratan yang telah ditentukan sendiri oleh panitia seleksi, maka kita bisa bedah makalahnya atau rencana bisnis yang telah dibuat dan telah dipertanggungjawabkan dihadapan penguji atas 2 orang Direktur yang lulus.  Untuk membuktikan adanya public trust, maka beranikah panitia mempublikasikan makalah atau rencana bisnisnya sehingga kita akan mengatakan bahwa itu benar-benar seleksi yang profesional bukan seleksi politik atau politisasi seleksi.

Jika para calon Direktur itu dalam makalahnya atau dalam rencana bisnis yang dibuatnya tidak melakukan atau tidak menyentuh analisis kebobrokan yang terjadi dalam BPR Karya Remaja selama ini atau selama ini BPR Karya Remaja dianggap baik-baik saja, maka itu jelas bukan model tipikal pemikir yang mau memikirkan kemajuan BUMD tapi itu streotipe calon Direktur yang maunya nyaman dan ama-aman saja, artinya siap memenuhi selera atau order kekuasaan. Maka BPR Karay Remaja akan tetap melanjutkan tradisi atau budaya buruk, termasuk juga untuk rekruitmen Jajaran Direksi pada PDAM dan PD. BWI nantinya, maka hanya akan menghasilkan Yanto Kaper-Yanto Kaper lainya, begitu juga hanya akan melahirkanTatang Sutardi-Tatang Sutardi lainya dalam jajaran Direksi, termasuk pada PD.BWI.

Lebih lanjut jika para calon Direkur  BPR Karya Remaja dalam makalah atau renana bisnisnya tidak melakukan analisis likuiditas, solvabilitas, IRR, rasio kecukupan modal, dan pilihan model ekspansi market dalam kompetisi pasar bebas, maka bisa dipastikan dan bisa dijamin bahwa mereka tidak memiki kemampuan analisis sebagai seorang yang profesional, berintegritas,   jujur, idealis dan dedikatif untuk menyehatkan BPR Karya Remaja yang sekarang ini sakit kronis dalam keterukuran perbankan atau sebagai lembaga keuangan. (C.tisna)

Komentar

News Feed