Demo Warga Desa Tersana Terkesan Pembiaran, Seorang Ánggota DPRD Jawa Barat Perihatin

  • Bagikan
Demo Warga Desa Tersana Terkesan Pembiaran, Seorang Ánggota DPRD Jawa Barat Perihatin (Foto.Red)

Tanganrakyat.id, Indramayu-Kekrisuhan tanah bengkok di Desa Tersana Kecamatan Sukagumiwang, Indramayu Jawa Barat yang berlarut-larut bahkan sampai demo beberapa kali belum juga ada penyelesaian membuat keprihatinan salah satu anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Hal ini seperti diungkapkan Husin, SE.

“Temuan surat penyerahan asset Desa Tersana selama 5 tahun kepada warga lain dimana surat surat tersebut sudah diakui sendiri keberadaannya dan kebenarannya oleh pihak terkait antara Kuwu Tersana dan Sudarta sebagai salah satu jaminan pembayaran hutang pencalonan kepala desa pada 2017 lalu, ini harus segera diselesaikan oleh pihak-pihak terkait jangan terkesan ada pembiaran, ” ujar Husin, Jum’at (4/7/2020).

Lanjut Husin, menyarankan agar Warga Tersana membuat surat Kronologis pelanggaran Administratif maupun Pidana yang sudah dilakukan oleh kuwunya yang di tunjukan ke Bupati Indramayu, Inspektorat, Kapolres Indramayu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Asisten Daerah Satu dan DPRD Kabupaten Indramayu sebagai dasar untuk melakukan investigasi dan memberikan rekomendasi terkait sangsi apa yang akan di berikan kepada Kuwu Tersana nantinya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan dapil 12 Indramayu- Cirebon menambahkan, dari hasil investigasi 6 lembaga terkait menjadi dasar kepolisian atau inspektorat melakukan tindakan hukum sesuai pelanggaran yang dilakukan.

Baca juga:Jumat Besok, Forum Desa Tersana Unjukrasa Tuntut Kuwu Mundur

Surat kronologis yang di buat warga Tersana nantinya tembuskan ke DPRD Provinsi Jawa Barat sebagai dasar kami nantinya untuk mempertanyakan kinerja Enam Lembaga terkait dimana nanti kami akan pertanyakan kerja-kerja kongkrit jika ada pelanggaran administratif segera di tindak secara administratif Jika pidana segera di tindak secara pidana agar tidak menimbulkan aksi unjuk rasa yang terkesan ada pembiaran, apalagi ini menjelang menjelang pilkada perlu adanya situasi kondusif.

Diketahui sebelumnya bahwa demo di Desa Tersana diduga terkait peyalahgunaan wewenang dan jabatan oleh Kuwu.(Red)

  • Bagikan

Comment