oleh

Kebijakan Pro Kontra Jelang Pilkada Indramayu

-Daerah, Politik-211 views

Tanganrakyat.id, Indramayu-Ditengah Pandemi Covid-19 di Kabupaten Indramayu yang terus bertambah jumlah terpaparnya juga menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), Pemda Indramayu banyak mengeluarkan kebijakan pro dan kontra seperti di izinkannya hiburan siang dan malam, terus dibukanya akses jalan Pasar Mambo (Jalan Ahmad Yani)

Ushj Dialambaga Direktur PKSPD (Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah) dan pemerhati masalah sosial mengatakan jika kebijakan tersebut menjadi dualisme pemahaman maka kebijakan tersebut hanya menghasilkan kengawuran dan buang-buang anggaran saja.

“Kebijakan yang ngawur tersebut juga ternyata dimulai dari Pemerintah Pusat sampai ke daerah, padahal yang dihadapi pendemi bukan wabah penyakit biasa yang tingkat rentanitas dan bahayanya harus ditangani secara khusus dan fokus,” ujar Ushj Dialambaga, Sabtu (19/9/2020) Pukul 11.30 WIB. atau yang lebih dikenal dengan Pak Oo.

Masih menurut PaK Oo, dualisme pemahaman tersebut menjadi tarik ulur politik, satu dengan alibi ekonomi supaya tidak mandeg dan sisi lain dengan argumentasi akademik yaitu harus menyelamatkan nyawa dulu karena untuk penanganan dua-duanya secara bersamaan tidak mampu. Keduanya melilit bagaikan obat nyamuk bakar padahal resikonya keduanya akan menjadi abu, keduanya tidak ada yang diuntungkan pada akhirnya.

Di Indramayu kengawuran tersebut terus dipelihara karena secara kebijakan yang ngawur tersebut banyak menguntungkan banyak pihak baik secara ekonomi maupun politis, yang kemudian para buzzer dan influencernya yang bernyanyi dan bersuara fokal di tengah mentalitas masyarakat yang seenaknya sendiri, yang sekaligus juga tidak ada keteladanan yang baik termasuk dalam praktek dan pelaksanaan memutus mata rantai pandemi covid-19.

Baca juga:Jalan Ahmad Yani Akan Kembali 2 Arah

Lain halnnya dengan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu Yudi Rustomo melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat Rasito mengatakan, pembukaan kembali Jalan Ahmad Yani menjadi 2 arah ini sebagai upaya untuk kembali menghidupkan aktivitas perekonomian di Pasar Mambo dan sekitarnya. (KkP)

Komentar

News Feed