Tanganrakyat.id, Indramayu, – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya Diseminasi Audit Kasus Stunting (AKS) 2 di ruang Aula Rapat Disduk-P3A Kabupaten Indramayu.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan komitmen seluruh pihak terkait dalam upaya menurunkan angka stunting.
Kepala Disduk-P3A Kabupaten Indramayu, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya penurunan stunting.
“Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah sosial-ekonomi. Oleh karena itu, kita perlu membangun kesadaran bersama untuk memperhatikan tumbuh kembang anak sejak dini,” ujar Kepala Disduk-P3A yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Syafrudin.
Dalam acara ini, para peserta mendapatkan pemaparan materi dari berbagai narasumber ahli. Mulai dari dokter spesialis kandungan, dokter anak, ahli gizi, hingga psikolog. Mereka memberikan informasi terkait deteksi dini stunting, penanganan yang tepat, serta pentingnya dukungan psikologis bagi ibu hamil.
“Identifikasi kasus stunting sejak dini sangat penting. Dengan begitu, kita dapat memberikan intervensi yang tepat dan mencegah terjadinya stunting pada anak,” ungkap Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Disduk-P3A Kabupaten Indramayu.
Baca juga:
Kegiatan Diseminasi AKS 2 ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa dalam upaya percepatan penurunan stunting. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dan perawatan kesehatan anak sejak dini.













Comment