Tanganrakyat.id, Bandung, – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil meraih nilai tambah (value creation) sebesar Rp 172,7 miliar melalui Drilling Innovation Forum (DIF) 2024. Forum inovasi yang digelar pada 13-14 November lalu di Universitas Padjadjaran ini berhasil mendorong lahirnya ide-ide kreatif dari para karyawan yang berpotensi meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi pengeboran.
Tema “Empowering Drilling Innovation for Sustainable National Energy Security” menjadi pemantik bagi para peserta untuk menghasilkan inovasi yang berdampak pada ketahanan energi nasional. Kolaborasi antara Pertamina Drilling dan Universitas Padjadjaran juga dinilai sangat positif dalam mendorong pengembangan inovasi di sektor energi.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengungkapkan bahwa DIF 2024 merupakan bukti komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan.
“Inovasi adalah kunci untuk menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks. Melalui DIF, kami ingin mendorong budaya inovasi di seluruh lapisan perusahaan,” ujar Avep.
Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyambut baik pelaksanaan DIF 2024.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan wadah yang sangat baik bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di perkuliahan dan berkontribusi pada pengembangan industri energi di Indonesia.
Baca juga:
Kilang Balongan Asah Keterampilan Tim Emergency Response dalam Simulasi Kebakaran
Keberhasilan DIF 2024 ini semakin diperkuat dengan meningkatnya jumlah peserta yang mencapai 204 orang. Selain itu, inovasi-inovasi terbaik yang dihasilkan akan diikutsertakan dalam ajang Upstream Improvement & Innovation Award (UIIA) 2024.













Comment