Warga Eretan Kulon Desak Pemerintah Segera Relokasi

  • Bagikan
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Endang (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id – Polemik terkait bantuan relokasi bagi korban banjir rob di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, terus bergulir. Puluhan warga mendatangi kantor Dinas Sosial Kabupaten Indramayu pada Senin (23/2/2024) untuk menuntut kejelasan dan keadilan terkait program relokasi yang belum mereka terima.

Warga merasa kecewa karena tidak semua yang terdampak banjir rob mendapatkan bantuan relokasi. Beberapa di antara mereka bahkan telah kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian akibat bencana tersebut. “Rumah saya rusak parah, tapi kok tidak dapat bantuan?

Sedangkan ada tetangga yang rumahnya masih layak huni justru dapat,” keluh Warsana, salah satu warga yang ikut berdemo.

Menanggapi tuntutan warga, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Endang, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan relokasi telah sesuai dengan data yang ada di Sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun, ia mengakui bahwa ada beberapa kendala teknis dalam proses pendataan.

“Kami memahami kekecewaan warga. Namun, kami juga terkendala oleh data yang ada. Tidak semua warga terdampak terdaftar dalam DTKS,” ujar Endang.

Perwakilan warga lainnya, Supriyadi, menegaskan bahwa mereka hanya meminta keadilan. “Kami tidak menuntut lebih, hanya ingin mendapatkan hak kami sebagai warga yang terdampak bencana,” tegasnya.

Baca juga:

Warga Indramayu Demo, Tuding Data Relokasi Banjir Rob Tidak Adil

Selain masalah relokasi, warga juga mengeluhkan lambatnya penanganan pasca bencana. Mereka berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi yang komprehensif untuk mengatasi masalah banjir rob yang terjadi secara berulang.

  • Bagikan

Comment