Cianjur, tanganrakyat.id – Suasana suka cita sebuah hajatan di Kampung Pasirhalang, Desa Kademangan, Cianjur, berubah menjadi kepanikan massal setelah 98 warga dilaporkan mengalami keracunan! Diduga kuat, penyebabnya adalah hidangan yang telah basi dan bahkan disebut sudah berlendir.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengungkapkan bahwa tim dari Puskesmas setempat telah turun tangan dan mendapati total hampir seratus orang menunjukkan gejala keracunan. “Setelah tim dari Puskesmas datang ke lokasi, ternyata total ada 98 orang yang mengalami gejala tersebut yang diduga merupakan keracunan,” ujarnya pada Rabu (23/4/2025).
Keterangan dari warga yang menjadi korban sungguh mencengangkan. Mereka menuturkan bahwa makanan yang disajikan dalam acara hajatan tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda tidak segar, bahkan berlendir. “Jadi semuanya sama, makan hidangan hajatan. Keterangannya memang makanan tersebut sudah sedikit berlendir, tapi tanpa curiga tetap dimakan,” lanjut Yusman mengutip kesaksian warga.
Fakta yang lebih mengejutkan terungkap terkait waktu persiapan makanan. Diduga makanan tersebut telah dimasak sejak Jumat (18/4/2025) dan baru dihidangkan pada Minggu (20/4/2025). Sempat dihangatkan kembali pada Sabtu, makanan yang seharusnya disantap segar itu justru menjadi malapetaka.
“Pada Sabtu-nya dihangatkan lagi dan disajikan pada hari Minggu. Kemudian muncul reaksi pada warga pada hari Senin. Kemungkinan makannya basi, sebab sudah dua hari. Idealnya kan makanan itu disajikan maksimal 4 jam setelah dimasak,” tegas Yusman.
Saat ini, sebagian besar korban keracunan telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas terdekat, sementara beberapa lainnya dirawat di kediaman masing-masing. Pihak berwenang setempat diharapkan segera melakukan investigasi lebih lanjut terkait insiden keracunan massal ini dan mengambil tindakan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Baca juga:
Puluhan Siswa Sukoharjo Keracunan Massal Usai Santap Menu Makan Bergizi Gratis
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan dan kesegaran makanan, terutama dalam acara-acara besar yang melibatkan banyak orang. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dan tidak ragu untuk tidak menyantap hidangan yang sudah menunjukkan tanda-tanda kebusukan.













Comment