Balikpapan, tanganrakyat.id – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama SKK Migas Kalsul memperkuat komitmen pelestarian lingkungan dengan melaksanakan penanaman pohon serentak di kawasan Hutan Lindung Manggar dan Sungai Wain, Balikpapan, pada 20 Desember 2025.
Program rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 345 hektare ini merupakan pemenuhan kewajiban Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH).
Langkah ini bertujuan untuk memulihkan fungsi ekologis hutan sekaligus mendukung program pemerintah dalam penurunan emisi karbon di wilayah Kalimantan Timur.
Dalam pelaksanaannya, PHM menggandeng Kelompok Tani Hutan (KTH) setempat dengan menerapkan sistem agroforestri yang memadukan tanaman kayu endemik seperti meranti dan mahoni dengan tanaman buah unggul (MPTS) seperti durian, alpukat, hingga kelengkeng.
Pola tanam ini dirancang agar masyarakat tidak hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga mendapatkan nilai ekonomi dari hasil hutan bukan kayu.
Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap pemeliharaan tahun pertama (P1) dengan pengawasan ketat untuk memastikan bibit tumbuh optimal.
General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa ketahanan energi nasional dapat berjalan selaras dengan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam.
Baca juga:
Pertamina Kirim 1 Juta Barel Minyak dari Aljazair ke Indonesia untuk Ketahanan Energi
Senada dengan hal tersebut, para petani hutan menyambut antusias dukungan bibit dan pendampingan dari PHM yang mengubah lahan terbuka menjadi kawasan produktif. Melalui inisiatif ini, PHM berharap dapat menciptakan kemandirian ekonomi bagi warga sekitar melalui pengembangan jasa lingkungan dan pariwisata berbasis alam di masa depan.













Comment