Nyawa Warga Sindang Terancam Pohon Tumbang, Pemkab Indramayu Dalih “Efisiensi Anggaran”

  • Bagikan
Nyawa Warga Sindang Terancam Pohon Tumbang, Pemkab Indramayu Dalih "Efisiensi Anggaran" (Foto: Red)

​Indramayu, tanganrakyat.id – Keselamatan warga di Desa Sindang, Kabupaten Indramayu, kini berada di ujung tanduk akibat ancaman pohon-pohon besar yang rimbun dan tak terurus di sepanjang bahu jalan selama cuaca ekstrem Januari 2026.

Meski Pemerintah Desa Sindang melalui Kuwu Ncang Carnita sudah melayangkan surat permohonan pemangkasan secara resmi, pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKP2) justru berdalih tidak ada tindakan karena anggaran pemeliharaan pohon peneduh telah dihapus demi efisiensi anggaran tahun 2025 hingga 2026.

​Kekhawatiran ini memuncak di kalangan pedagang dan penduduk Blok Karang Baru yang merasa was-was setiap kali hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut pada awal Januari ini.

Baca juga:

Pejabat Indramayu “Saling Lempar” Tanggung Jawab, Aktivis: Jangan Cuma Mau Ambil Untungnya Saja!

NB, salah satu pedagang pasar setempat, mengaku dihantui rasa takut tertimpa pohon roboh saat mencari nafkah, namun keluhan tersebut seolah membentur tembok tebal karena pihak PPTK Dinas DPKP2 secara blak-blakan menyatakan tidak ada alokasi dana spesifik untuk perawatan pohon di tahun berjalan.

​Sikap abai Pemerintah Daerah Indramayu ini dinilai sebagai kegagalan moral dalam melindungi hak hidup masyarakat, di mana kebijakan “efisiensi” justru diprioritaskan di atas mitigasi bencana yang nyata di depan mata.

Baca juga:

Indramayu “Dihajar” Cuaca Ekstrem: Pohon Tumbang & Banjir Kepung Kota, Warga: Mana Pemeliharaan DLH?!

Kini, bola panas berada di tangan Bupati dan DPRD Indramayu untuk segera melakukan realokasi dana darurat sebelum jatuh korban jiwa, mengingat surat permohonan warga sudah lama mengendap tanpa tindak lanjut teknis di lapangan.

Penulis: Kang Prabu
  • Bagikan

Comment