Waspada Luapan Sungai Cimanuk, Kiki Arindi Anggota DPRD Indramayu Gerak Cepat Kawal Penanganan Banjir Kertasemaya

  • Bagikan
Waspada Luapan Sungai Cimanuk, Kiki Arindi Anggota DPRD Indramayu Gerak Cepat Kawal Penanganan Banjir Kertasemaya (Foto: Nda Yaya)

​Indramayu, tanganrakyat.id – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Indramayu dalam beberapa hari terakhir mulai memicu keresahan warga. Trauma akan banjir besar tahun 2021 kembali membayangi, menyusul meluapnya Sungai Cimanuk yang mengancam pemukiman di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), khususnya di Kecamatan Kertasemaya.

​Merespons kondisi darurat tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PKB, Kiki Arindi, ST, turun langsung ke lokasi terdampak pada Sabtu (24/1/2026). 

Kehadirannya di tengah kepungan air menjadi angin segar bagi warga yang sedang berjibaku menyelamatkan harta benda.

​Kiki Arindi tampak hadir bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Kertasemaya, Polsek, Koramil, serta perangkat desa setempat.

Fokus utama peninjauan meliputi titik-titik rawan seperti Desa Tulungagung, Kliwed, Sukawera, dan titik terparah di Blok Rengas Payung, Desa Kertasemaya, di mana luapan air sudah memasuki rumah warga dengan arus cukup deras.

Kiki Arindi Anggota DPRD, saat membantu warga terdampak banjir (Foto: Nda Yaya)

​”Kami tidak ingin kejadian tahun 2020 terulang. Wujud perhatian kami adalah memastikan pemerintah hadir saat rakyat sedang kesulitan,” ujar Kiki di sela-sela kegiatannya memantau debit air.

Baca juga:

Indramayu Dikepung Banjir, Ketua IWO: Ini Bukti Kegagalan Sistemik Bupati Lucky Hakim!

​Tidak sekadar meninjau, Kiki Arindi langsung berkoordinasi dengan dinas terkait secara maraton. Hasilnya, bantuan teknis langsung dikerahkan ke lokasi pada hari yang sama hingga larut malam:

​BBWS & PUPR: Menurunkan alat berat (Beko) untuk penguatan tanggul dan perbaikan darurat.

​BPBD: Menyiagakan personel dan bantuan logistik.

​Dinas Sosial: Melakukan pendataan warga terdampak untuk penyaluran bantuan sosial.

​Pompa Air: Operasional pompa dioptimalkan untuk menyedot genangan di pemukiman warga agar cepat surut.

​Nurhasanah, warga Blok Buyut Takim, Desa Tulungagung, mengungkapkan rasa was-wasnya. Menurutnya, wilayah mereka kerap dilanda banjir meski bukan puncak musim hujan. Ia berharap melalui kawalan Kiki Arindi, pemerintah segera membangun sandaran permanen.

​Senada dengan itu, Cheppy, perwakilan BPD Desa Kliwed, mengapresiasi langkah mitigasi cepat yang dilakukan sang legislator. 

“Kami berterima kasih kepada Pak Kiki Arindi yang gerak cepat melakukan mitigasi bencana sehingga dampak banjir tidak meluas lebih parah,” ungkapnya.

​Kiki Arindi menegaskan bahwa solusi jangka pendek sudah berjalan, namun ia menuntut langkah permanen dari pihak BBWS.

​”Saya berharap pihak BBWS segera memperbaiki kelep-kelep pintu air di empat desa (Tulungagung, Kertasemaya, Kliwed, dan Sukawera). Pengawalan pembangunan sandaran tanah akan terus saya lakukan agar warga tidak lagi merasa resah setiap kali hujan turun,” tegas Kiki.

​Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi kenaikan debit air kiriman dari hulu Sungai Cimanuk.

Penulis: Nda Yaya
  • Bagikan

Comment