Duri, tanganrakyat.id – Sebanyak 24 perempuan yang tergabung dalam program Puteri Proklim Melayu Lestari di Kelurahan Air Jamban, Duri, berhasil mengubah wajah wilayahnya dari lahan gersang menjadi pusat ketahanan pangan yang produktif. Di bawah kepemimpinan Dian Afri Jayanti, para ibu PKK ini kini mampu mengelola greenhouse berkapasitas 1.000 lubang tanam serta berbagai komoditas sayur seperti bayam dan timun.
Keberhasilan ini menjadi titik balik bagi warga yang sebelumnya sering mengalami kegagalan panen akibat keterbatasan pengetahuan dan tantangan iklim yang ekstrem.
Transformasi ini terwujud berkat kolaborasi strategis dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang menyediakan fasilitas sumur bor, pompa air, hingga pelatihan manajemen tanam sejak beberapa tahun terakhir. Melalui sistem rotasi tanam yang disiplin, kelompok ini sekarang mampu melakukan panen satu hingga tiga kali seminggu.
Dampaknya sangat terasa bagi ekonomi keluarga, di mana setiap anggota berhasil menghemat biaya belanja sayur bulanan hingga 20% dan menyumbang jutaan rupiah ke kas kelompok.
Baca juga:
Kunjungi Kilang Balongan, Brigif 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/GW Siap Berkolaborasi Jaga Obvitnas
Manager CID PHR, Iwan Ridwan Faizal, menyatakan pada Selasa (24/02/2026) bahwa program ini bertujuan membangun kapasitas masyarakat agar mandiri secara pangan dan ekonomi.
Kedepannya, Kelurahan Air Jamban diproyeksikan menjadi Kampung Proklim percontohan yang tidak hanya fokus pada sayuran, tetapi juga diversifikasi tanaman buah dan penguatan jejaring pasar lokal.
Inisiatif ini membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan berbasis lingkungan mampu menjadi motor penggerak perubahan yang berkelanjutan di tingkat kelurahan.













Comment