Adu Kuat atau Salah Paham? Lucky Hakim ‘Tantang’ Demonstran Duduk Bareng Usai Aksi Koin dan Perusakan Fasilitas!

  • Bagikan
Bupati Indramayu Lucky Hakim (Foto: Istimewa)

Indramayu, tanganrakyat.id  – Tensi politik di Indramayu memanas! Bupati Lucky Hakim secara terbuka menyentil aksi pengumpulan koin simbolis oleh massa pendemo yang dianggap salah sasaran.

Lucky menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu tidak butuh “uang receh” ganti rugi, melainkan tanggung jawab nyata berupa perbaikan fisik atas kerusakan fasilitas umum pasca-demo anarkis di Alun-Alun Indramayu pada Kamis Wage  (2/4) lalu. “Secara aturan, kami tidak bisa terima uang. Yang kami mau, perbaiki itu fasilitas yang rusak supaya rakyat bisa pakai lagi!” tegas Lucky dengan nada lugas.

​Polemik ini kian meruncing setelah upaya rekonsiliasi yang digagas pemerintah daerah justru berakhir antiklimaks. Meski Bupati dan jajaran Forkopimda telah “pasang badan” menunggu di Pendopo hingga Senin Pon, (6/4) malam, pihak perwakilan massa justru mangkir tanpa kabar.

Padahal, pertemuan tersebut sangat krusial untuk membedah masalah revitalisasi tambak program pusat yang dituding merugikan warga yang menjadi pemicu utama kemarahan massa di lapangan.

Baca juga:

Bukan Politik Musiman, Komisi 4 DPRD Indramayu Berhasil ‘Jemput Bola’ Proyek Perlintasan Sebidang ke Kemenhub

​Kekecewaan pemerintah memuncak saat undangan audiensi susulan pada Rabu Kliwon (8/4) pukul 20.00 WIB kembali diabaikan oleh pihak demonstran.

Ketidakhadiran perwakilan masyarakat ini memicu tanda tanya besar: apakah ada pihak yang sengaja memutus jalur komunikasi?

Lucky menyayangkan sikap tersebut karena pemerintah mengaku sudah membuka pintu lebar-lebar, bahkan tanpa prosedur birokrasi yang berbelit, demi mencapai solusi bersama di luar jam kerja sekalipun.

​Kini, bola panas ada di tangan masyarakat. Lucky Hakim mengingatkan bahwa demo adalah hak konstitusi, namun perusakan aset negara adalah pelanggaran hukum.

Baca juga:

Bayar Ganti Rugi Pakai Koin, Massa KOMPI Tolak Proyek Revitalisasi Tambak di Pendopo Indramayu

Pemkab Indramayu mendesak agar ego dikesampingkan dan dialog segera dibuka secara tertib. Jika komunikasi terus buntu dan aksi anarkis terulang, bukan tidak mungkin jalan hukum akan diambil demi mengamankan aset milik rakyat Indramayu yang kini hancur akibat aksi massa tersebut.

 

Penulis: Kang Prabu
  • Bagikan

Comment