Orasi Ketum SP-PBB Dalam Demo Tolak RUU HIP: Bikin Merinding

  • Bagikan
Orasi Ketum SP-PBB Dalam Demo Tolak RUU HIP: Bikin Merinding (Foto.Red)

Tanganrakyat.id, Indramayu-Ratusan massa dari 58 organisasi terdiri dari Ormas, OKP, dan LSM Se-Kabupaten Indramayu yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat (GEMA) Indramayu melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Indramayu bentuk Penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Indiologi Pancasila (HIP).

Dalam unjuk rasa tersebut beberapa perwakilan Ormas, OKP dan LSM berorasi secara lantang dan terbuka.

Unjukrasa didepan DPRD Kabupaten Indramayu Menolak HIP (Foto.Red)

Ketum SP-PBB (Serikat Pekerja- Pertamina Bersatu Balongan) Tri Wahyudi, S.E dalam orasi-nya dengan lantang dan tegas menyampaikan, bahwa tumbuhnya PKI harus kita cegah karena PKI telah menyakiti Rakyat Indonesia khususnya Indramayu, Pemuda dan, seluruh masyarakat Indramayu.

“Soekarno berkata, berikan saya 1000 orang niscaya akan ku cabut Himalaya dari akarnya dan, berikan aku 10 orang pemuda, niscaya akan ku guncang dunia. Disini pemuda lebih dari 10 orang maka mari kita guncang dunia,” lantangnya untuk membakar semangat.

Tri Wahyudi, S.E juga menyampaikan, “pemerintah harus bisa menghormati jasa pahlawan dan, menegaskan bahwa Pancasila sebagai idiologi Bangsa Indonesia telah tumbuh dan menjadi dasar negara kita, oleh karena itu tidak ada kesempatan secuilpun untuk dapat merubahnya”.

Beberapa harapan dalam orasinya yaitu  batalkan pembahasan RUU HIP dan, nyatakan TAP MPRS No.25 Tahun 1966 tetap berlaku dan tidak ada alasan apapun untuk di tunda.”

Baca juga:Indramayu Bergejolak, GEMA Unjukrasa Tolak RUU HIP

“Hari ini kita di sini mohon di dengarkan oleh Staf DPRD Indramayu karena, DPRD adalah wakil rakyat Indramayu dan, sampaikan penolakan Ormas, OKP, LSM serta masyakat Indramayu agar di hentikan pembicaraan Prolegnas tentang RUU HIP, tutupnya. (Candra S.R)

  • Bagikan

Comment