Syaefudin Ketua DPD II Partai Golkar Indramayu  Dicopot, Pengamat Bilang “Malah Beruntung”

  • Bagikan
Lucky Hakim Dan Syaefudin Calon Bupati Dan Wakil Bupati Indramayu (Foto : Red)

Tanganrakyat.id, Jakarta, – Haji Syaefudin sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Indramayu dicopot, hal ini menurut

pengamat sosial dan politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rezha Nata Suhandi menilai pencopotan Syaefudin sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Indramayu justru menguntungkan calon Wakil Bupati pendamping Lucky Hakim tersebut. Pasalnya, Syaefudin tak lagi terjebak pada konflik internal Partai Golkar dan bisa berkonsentrasi di Pilkada Indramayu.

“Justru bagus, selama ini kan setelah rekomendasi Partai Golkar turun ke kandidat lain, bukan Syaefudin yang notabene Ketua DPD II Partai Golkar, muncul riak-riak konflik itu. Jadi Syaefudin tidak perlu lagi sibuk mengurusi konflik internal di Partai Golkar. Let it flow saja. Prioritasnya menjadi lebih jelas untuk Syaefudin,” ujar Rezha Nata. Selasa (10/9).

Ia juga menyoroti pembelahan mesin politik Partai Golkar jelang Pilkada 2024 tak hanya menyasar Indramayu, tapi banyak juga daerah yang alami hal serupa. Seperti di Tangerang misalnya, ada Mad Romli, lalu Eddy Keleng Berutu di Dairi, dan banyak lagi contoh lain yang terjadi.

“Saya kira konflik Partai Golkar saat ini tak hanya terjadi di daerah, pusat juga sedang alami kegamangan dan pembelahan mesin politik. Ketua Umum, Bahlil Lahadalia saya lihat mengalami kegagapan dalam memimpin dan gagal dalam mengkonsolidasikan faksi-faksi yang ada di partai ini. Buktinya jelas, belum ada susunan kepengurusan DPP Partai Golkar terhitung 2 minggu sejak ia ditetapkan jadi Ketua Umum,” paparnya.

Baca juga:

Aliansi Mahasiswa Desak Golkar Cabut Rekomendasi Syamsuar Sebagai Bakal Calon Gubernur Riau

Kembali pada persoalan pencopotan Syaefudin, Rezha juga menegaskan bahwa kebijakan Partai Golkar tak perlu memusingkannya. Secara saintifik, pasangan Lucky Hakim dan Syaefudin di atas angin. Elektabilitas keduanya tinggi, bahkan cukup untuk menjungkalkan petahana.

Baca juga:

Kang Supardi, Wartawan Muda Penuh Berkah

“Jadi tidak terlalu penting memusingkan pencopotan dirinya. Percaya diri saja, menangkan kontestasi Pilkada Indramayu 2024, lalu rebut kembali Partai Golkar. Jangan terjebak konflik dengan mesin politik Partai Golkar hari ini. Sebab itu yang diinginkan oleh lawan, utamanya yang direkomendasikan Partai Golkar untuk menaikkan citra diri mereka,” pungkasnya.

  • Bagikan

Comment