Tanganrakyat.id, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dengan berhasil mempertahankan sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001. Prestasi ini diraih setelah PHR melalui proses audit surveillance kedua pada November 2024.
SMAP yang telah diterapkan PHR sejak 2022 ini bertujuan untuk mencegah, mendeteksi, dan menanggapi segala bentuk tindak pidana korupsi dalam operasional perusahaan. Melalui berbagai inisiatif seperti kebijakan anti-penyuapan, pelatihan, dan saluran pengaduan, PHR terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan transparan.
Keberhasilan PHR dalam mempertahankan sertifikasi SMAP ini tidak hanya membuktikan komitmen perusahaan terhadap GCG, tetapi juga menunjukkan keseriusan PHR dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Dengan begitu, PHR diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam menerapkan praktik bisnis yang baik.
Ke depannya, PHR akan terus meningkatkan implementasi SMAP, termasuk melalui sosialisasi kepada seluruh stakeholder dan pemantauan terhadap area-area yang perlu perbaikan. Tantangan yang semakin kompleks menuntut PHR untuk terus adaptif dan memastikan bahwa seluruh kegiatan operasionalnya senantiasa menjunjung tinggi prinsip-prinsip GCG.
Baca juga:
PHR Regional 1 Sumatera Tingkatkan Produksi Migas dengan Reaktivasi Sumur Idle
Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, PHR juga menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesadaran seluruh karyawan akan pentingnya integritas dan nilai-nilai antikorupsi. Dengan demikian, PHR berharap dapat berkontribusi dalam membangun industri migas yang bersih dan berkelanjutan.













Comment