Bekasi, tanganrakyat.id – Sebuah peristiwa tragis terjadi di lokasi pembangunan tower musala di Kavling Bumi Indah Sejahtera, Bekasi, pada Senin pagi. Peristiwa ini mengakibatkan satu pekerja meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa kecelakaan kerja ini bermula saat para pekerja tengah melakukan pembongkaran bekisting (cetakan beton) pada bangunan tower. Saat sedang bekerja, tiba-tiba struktur penyangga (stacking) ambruk dan menimpa para pekerja yang berada di bawahnya.
Korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bella untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, satu orang pekerja dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian bersama tim Basarnas, PMI, dan petugas pemadam kebakaran segera merespons kejadian ini. Mereka melakukan evakuasi korban, memeriksa tempat kejadian perkara, serta memasang garis polisi untuk mengamankan area.
Selain para korban yang tertimpa reruntuhan, pihak berwenang juga melakukan evakuasi terhadap warga sekitar yang tinggal dalam radius 50 meter dari lokasi kejadian. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi jika terjadi peristiwa susulan, mengingat kondisi tower yang sudah tidak stabil.
Kejadian kecelakaan kerja ini sempat viral di media sosial setelah diunggah oleh akun @bekasi24jamcom. Video yang beredar memperlihatkan kondisi para korban yang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan kerja ini. Hasil penyelidikan tersebut diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Kecelakaan kerja di proyek konstruksi bukan merupakan hal yang baru. Namun, peristiwa ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan kerja. Semua pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi, mulai dari pemilik proyek, kontraktor, hingga pekerja, harus berkomitmen untuk selalu memprioritaskan keselamatan kerja.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek konstruksi, terutama terkait dengan aspek keselamatan kerja. Selain itu, perlu juga dilakukan sosialisasi kepada para pekerja mengenai pentingnya mengikuti prosedur keselamatan kerja yang telah ditetapkan.
Baca juga:
GM Kilang Balongan Tegaskan Good Housekeeping Miliki Peranan Cegah Kecelakaan Kerja
Semoga kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak ada lagi korban jiwa akibat kecelakaan kerja di proyek konstruksi













Comment