Indramayu, tanganrakyat.id – Cabang olahraga bela diri asli Indonesia, Tarung Derajat (KODRAT – AA BOXER) Kabupaten Indramayu, resmi memiliki nakhoda baru.
Baca juga:
5 Atlet Tarung Derajat Indramayu Lolos Porprov Jabar 2026
Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang digelar di Aula Gedung Dispara Kabupaten Indramayu pada Senin Wage (16/02/2026), Haji Wawan Darmawan terpilih secara aklamasi untuk memimpin kepengurusan periode mendatang.
Haji Wawan Darmawan sendiri juga merupakan Ketua SPPBB (Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu’).

Pemilihan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Asda II Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti, S.T., M.Si., Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Jabar, Drs. Asep Herman Wijaya, M.Si., serta seluruh Pengurus Satuan Latihan (Satlat) se-Kabupaten Indramayu.
Pembina Tarung Derajat Indramayu, Kang Karyono, S.H., menegaskan bahwa olahraga ini bukanlah pendatang baru di Bumi Wiralodra. KODRAT telah eksis selama lebih dari 37 tahun dan kini memiliki 6 Satuan Latihan yang aktif serta akan lebih dikembangkan lagi jumlah Satlatnya.
“Trung Derajat sudah mengakar di Indramayu. Buktinya, pada ajang BK Porprov kemarin, atlet kita Teh Triyani berhasil menyumbangkan medali perak.

Fokus kita ke depan adalah mempertahankan dan meningkatkan prestasi tersebut,” ujar Kang Karyono.
Baca juga:
Songsong Porprov 2026, Tarung Derajat Indramayu Siap Gelar Muscab untuk Regenerasi Kepengurusan
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Haji Wawan Darmawan menyampaikan komitmennya untuk membawa Tarung Derajat Indramayu ke level yang lebih tinggi. Ia menekankan pentingnya sinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Insya Allah ke depannya, kami akan selalu bersinergi dengan KONI. Fokus utama saya adalah mengajak seluruh pihak bersama-sama mencari dan membina bibit-bibit atlet muda dari bawah,” ungkap Haji Wawan dalam sambutannya. Selasa 16 Februari 2026.
Beliau juga berterima kasih atas amanah yang diberikan dan berharap cabor bela diri yang mengandalkan teknik bertahan serta menyerang dengan motto “Aku Ramah Bukan Berarti Takut Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk” ini semakin diminati masyarakat luas.













Comment