Hidup Turini Selama hampir 35 tahun dalam Keadaan Lumpuh Total Karena Gizi Buruk

  • Bagikan
Kondisi Turini (35) wanita paruh baya yang tinggal di desa jati mulya block lengek RT. 02 /RW. 04 ,Kecamatan Trisi Kabupaten Indramayu Jawa Barat (Foto.KkP)

Tanganrakyat.id – Indramayu – Turini (35) wanita paruh baya yang tinggal di desa jati mulya block lengek RT. 02 /RW. 04 ,Kecamatan Trisi Kabupaten Indramayu Jawa Barat  malang benar nasibnya karena keterbatasan biaya orang tuanya saat  sejak umur satu tahun mengalami Stunting gizi buruk di tambah sakit panas dan tidak segera di bawa ke dokter sehingga keadaaannya  seperti sekarang yaitu terlihat badannya kurus kering tinggal tulang

Seperti diketahui bersama, Stunting adalah sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun.

Syaefudin ,Pak Kemed Dan Keluarga Turini (Foto.KkP)

“Turini ini tinggal di gubuk yang tidak layak huni di sebuah gubuk yang sangat tidak layak dan hampir roboh tinggal di desa Jati mulya block lengek RT. 02 /RW. 04 ,Kecamatan Trisi Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang sangat di sesalkan baik desa maupun pemerintah daerah atau dinas – dinas terkait belum ada yang memberikan bantuan, ada juga dari desa dapatnya beras yang biasa di bagikan atas program pemerintah tapi untuk bantuan khusus untuk Turini belum ada bantuan sama sekali,” ujar Syaefudin tokoh desa tersebut yang juga bergerak dikemanusiaan, di dampingi oleh Kemed pihak keluarga,Selasa (11/12/2018).

Di tempat yang sama pihak keluarga di wakili Bapak Kemed,  juga sangat berharap kepada pemerintah desa, kabupaten, provinsi maupun pusat agar Turini bisa di beri bantuan ataupun gemana caranya agar bisa di obatin, karena selama ini baik dari pemdes dan pemkab belum ada satupun yang datang dan melihat,” harapnnya.

Untuk kebutuhan hidup, Turini di kasih ama tetangga atau belas kasihan dari orang sekitar tempat tinggalnya .

Saat team tanganrakyat.id mengunjungi rumah orang tua Turini dipersilahkan masuk kedalam gubuk itu maka guratan kepedihan dan keikhlasan hidup tergambar jelas dalam setiap pekakas rumah yang apa adanya. Tempat tidur dan dapur menyatu dengan seluruh isi rumah yang jauh dikatakan layak huni , tapi inilah harta benda satu satunya peninggalan Ibunya yang belum lama meninggal.

Kondisi Turini ini memang cukup memprihatinkan dan sangat butuh bantuan dari para dermawan ataupun donatur  jika ada yang mau menyumbang bisa di kirim ke Rek.BRI 423101000142505 atas nama Syaefudin atau bisa datang langsung ke rumahnya, kami berharap pemerintah daerah juga dapat membantu kondisi rumah peninggalan Ibunya  Turini ini hingga layak huni”, pungkasnya. (KkP)

 

  • Bagikan

Comment