oleh

Menjelang Nataru, Permintaan Pertamax Turbo Naik

-Ekbis, Nasional-145 views

Tanganrakyat.id, Jakarta – Puncak arus libur Nataru (Natal 2019 dan Tahun Baru 2020) di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) masih terjadi hingga hari ini.

Peningkatan arus kendaraan sudah terasa sejak Sabtu kemarin, dimana masyarakat antusias menggunakan jalur tol layang (elevated) maupun jalur tol biasa.

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III mencatat konsumsi BBM pada Sabtu, 21 Desember 2019 di wilayah Jawa bagian Barat (Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat) meningkat tipis dari konsumsi normal. Namun peningkatan terbesar terjadi pada bahan bakar berkualitas Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

Pertamax Turbo dan Pertamina Dex masing-masing meningkat hingga 46% persen dari konsumsi harian normal. Sedangkan Dexlite naik 13%.

“Pola konsumsi seperti ini terjadi karena konsumen sudah makin bijak memilih bahan bakar yang bisa mendukung kinerja mesin kendaraan lebih baik, mengingat mereka harus menempuh perjalanan jauh,” jelas Dewi Sri Utami, Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR III.

Sementara itu, beberapa layanan Satgas Nataru juga mulai digunakan pemudik, diantaranya SPBU modular atau SPBU mini, yang menjadi alternatif pengisian BBM di rest area atau tempat perisitirahatan yang tidak terdapat SPBU regular.

Pada hari Sabtu kemarin, layanan SPBU modular di MOR III di sepanjang jalur Jakarta Cikampek telah melayani penjualan sekitar 1.700 liter bahan bakar berkualitas Permintaan terbanyak terjadi di area parking bay, setelah jalur tol layang Japek di KM 50.

“Kami menghimbau masyarakat untuk mengisi penuh tangki BBMnya di SPBU sebelum memasuki jalur tol, terutama bagi pengendara yang akan menggunakan jalur tol elevated,” tambah Dewi.

Sementara itu, peningkatan konsumsi Avtur juga terjadi pada Sabtu, dimana meningkat sebesar 11% dibandingkan konsumsi normal. Peningkatan diproyeksikan akan kembali terjadi pada hari ini, saat hari Raya Natal dan jelang malam Tahun Baru.

Untuk informasi layanan dan ketersediaan produk, masyarakat dapat menghubungi Call Center Pertamina 135. (Red)

Komentar

News Feed