Tanganrakyat.id, Bintan, Kepulauan Rau, – Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) telah memulai pembangunan anjungan lepas pantai baru sebagai bagian dari proyek pengembangan Lapangan OO-OX. Proses pembangunan ditandai dengan acara pemotongan pertama lempeng baja yang berlangsung di Bintan, Kepulauan Riau. Anjungan baru ini diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak hingga 2.996 barel per hari dan gas bumi sebesar 21,26 juta kaki kubik per hari.
Proyek ini merupakan salah satu upaya PHE ONWJ untuk mendukung ketahanan energi nasional. Dengan adanya anjungan baru, diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak dan gas bumi di wilayah operasi perusahaan. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, terutama di daerah sekitar lokasi proyek.
General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, menegaskan bahwa keselamatan dan kualitas menjadi prioritas utama dalam proyek ini. Perusahaan berkomitmen untuk menyelesaikan proyek sesuai jadwal dan dengan standar kualitas yang tinggi.
Proses pembangunan anjungan baru ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari SKK Migas, PT PHE, hingga pemerintah daerah setempat. Setelah proses fabrikasi selesai, anjungan akan dikirim ke lokasi pemasangan di Laut Jawa.
Baca juga:
PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jabar Jalin Kerja Sama Lestarikan Lingkungan
Dengan dimulainya proyek pengembangan Lapangan OO-OX ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan produksi minyak dan gas bumi di Indonesia serta memperkuat ketahanan energi nasional.













Comment