Dibalik Kasus, Puskesmas Gabuswetan Jaga Mutu Pelayanan UHC

  • Bagikan
Di Balik Kasus, Puskesmas Gabuswetan Jaga Mutu Pelayanan UHC (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id – Kasus kematian bayi yang terjadi di wilayah Kecamatan Gabuswetan beberapa waktu lalu sempat menghebohkan masyarakat. Tuduhan malapraktik medis pun mencuat, mengarah pada pelayanan yang diberikan oleh UPTD Puskesmas Gabuswetan. Namun, di tengah kontroversi ini, puskesmas menegaskan kembali komitmennya terhadap program Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta.

Kepala UPTD Puskesmas Gabuswetan, dr. Ratnawati, dalam keterangannya menyatakan, “Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Namun, perlu ditekankan bahwa seluruh petugas kesehatan di puskesmas selalu memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Komitmen kami terhadap program UHC tidak pernah luntur.”

Program UHC sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa adanya hambatan finansial. Dengan adanya UHC, diharapkan angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan.

“Dalam kasus ini, kami telah melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan SOP. Tim medis kami juga telah memberikan dukungan psikologis kepada keluarga pasien,” tambah dr. Ratnawati.

Sementara itu, keluarga pasien, yang diwakili oleh Tanisah, membantah adanya kelalaian medis. Menurutnya, kematian bayinya disebabkan oleh penyakit yang diderita. “Bidan datang dengan cepat ketika saya hubungi. Saya percaya mereka sudah berusaha semaksimal mungkin,” ujar Tanisah.

Terkait dengan tudingan malapraktik, pihak puskesmas menegaskan bahwa mereka akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang tidak benar dan mencemarkan nama baik institusi.

Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kualitas pelayanan kesehatan. Di tengah maraknya informasi yang tidak benar, masyarakat diharapkan tetap kritis dan cerdas dalam menyikapi setiap isu.

Baca juga:

Khitanan Gratis di Puskesmas Lohbener Masyarakat Cukup Membawa BPJS dan SKTM

Komitmen pemerintah dalam mewujudkan UHC harus terus didukung agar seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas.

  • Bagikan

Comment