HSSE Kilang Balongan Sosialisasikan Penggunaan HIRADC Untuk Identifikasi Dini Risiko Bahaya

  • Bagikan
HSSE Kilang Balongan Sosialisasikan Penggunaan HIRADC Untuk Identifikasi Dini Risiko Bahaya (Foto: Red)

Balongan, tanganrakyat.id  – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit VI Balongan melalui Fungsi HSSE menggelar acara sosialisasi pedoman Identifikasi dan Evaluasi Risiko Bahaya di Tempat Kerja/Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) PT KPI dan Pelaksanaan Roll Out Implementasi Aplikasi Surat Ijin Kerja Aman (SIKA) Online RU VI Balongan yang dilaksanakan selama 2 hari dari 25-26 Februari 2025 di Mess 17 Bumipatra, Indramayu.

Dijelaskan oleh Rudi Hermawan C.P. selaku Sr. Analyst III Process Safety PT Kilang Pertamina Internasional, tujuan HIRADC adalah untuk mengetahui kondisi aktual kegiatan, mengidentifikasi faktor risiko yang mungkin terjadi dan melakukan tindakan pencegahan dari risiko yang mungkin terjadi di lingkungan tempat kerja.

“Setiap tahap kegiatan memiliki tingkat risiko yang bervariasi untuk itu perlu dilakukan penguatan langkah-langkah pengendalian risiko dan pelatihan bagi pekerja untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja”, terang Rudi melalui sambutannya pada pembukaan kegiatan tersebut (25/02).

PT KPI Unit VI Balongan melalui Fungsi HSSE menggelar acara sosialisasi pedoman Identifikasi dan Evaluasi Risiko Bahaya di Tempat Kerja/Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) PT KPI dan Pelaksanaan Roll Out Implementasi Aplikasi Surat Ijin Kerja Aman (SIKA) Online RU VI Balongan yang dilaksanakan selama 2 hari dari 25-26 Februari 2025 di Mess 17 Bumipatra, Indramayu (Foto: Red)

Diharapkan melalui kegiatan sosialisasi ini seluruh peserta dapat memahami risiko bahaya di tempat kerjanya untuk dapat dilakukan pencegahan dari insiden yang mungkin terjadi yang dapat mengganggu kegiatan operasi dan membahayakan keselamatan, terang Rudi.

Terkait SIKA online, Section Head Emergency Response & Facility RU VI selaku Pjs. Manager HSSE, Yogi Wardana pada kesempatan yang sama menambahkan implementasi SIKA Online akan mentransformasi sistem dari manual menjadi digital.

“Dengan begitu kegiatan perizinan dapat dilakukan lebih cepat, efisien dan efektif”, terang Yogi.

Dijabarkan lebih lanjut oleh Yogi, Sika online ini dirancang agar ketentuan perizinan didalamnya sama untuk setiap unit pengolahan sehingga diharapkan hal ini akan mempercepat adaptasi bagi pekerja maupun kontraktor lintas unit. Selain itu dengan digitalisasi maka akan mengurangi penggunaan dan sampah kertas sehingga lebih ramah bagi lingkungan.

Area Manager Communication, Relation & CSR RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli menjelaskan Manajemen risiko Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja (K3) sangat penting dalam industri pengolahan minyak, secara bersamaan ini juga merupakan tantangan besar dalam menjaga keselamatan pekerja dan kelancaran operasional kilang.

Baca juga:

Kilang Pertamina Balongan Gelar GCM, Jaga Koordinasi Produsen dan Konsumen Gas

Adanya inovasi dan perbaikan terus menerus dalam sistem keselamatan kerja di Kilang Balongan merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mengedepankan aspek HSSE kegiatan operasionalnya, tujuannya tidak lain adalah menjamin keselamatan pekerja, perusahaan, lingkungan dan masyarakat, tandas Zulkifli.

  • Bagikan

Comment