Indramayu, tanganrakyat.id – Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) Indramayu di Mapolres Indramayu pada hari Senin (1/9/2025) dibatalkan.
Keputusan ini diambil karena adanya kekhawatiran akan kehadiran penyusup yang bisa memicu kerusuhan.
Sebagai gantinya, Banom NU Indramayu memilih untuk menggelar istigosah dan doa bersama. Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Indramayu, KH M Mustofa, dan dihadiri oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, beserta jajarannya.
Koordinator Umum Aksi, Rizqy Fajarrezq, menjelaskan bahwa perubahan format ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah kericuhan seperti yang terjadi di beberapa daerah lain. Hal ini sejalan dengan pernyataan Ketua PCNU Indramayu yang mengecam segala bentuk tindakan anarkis dalam penyampaian aspirasi.
Menurutnya, istigosah dan doa bersama adalah wujud komitmen NU untuk menjaga Indramayu tetap aman, damai, dan tenteram.
Baca juga :
Sinergitas Polres Indramayu, Kodim 0616 dan PCNU Indramayu Launching Bazar Murah Ramadhan 2024
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengapresiasi keputusan Banom NU. Ia menilai langkah ini sebagai contoh positif bahwa aspirasi bisa disampaikan dengan cara yang damai dan bermartabat, tanpa harus melibatkan kekerasan.













Comment