Situbondo, tanganrakyat.id – Sebuah bus Anggun Krida bernomor polisi N 7647 UR mengalami kecelakaan tunggal setelah terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter di perbatasan Bondowoso–Situbondo, tepatnya di Desa Gunung Malang, Kecamatan Situbondo, Jawa Timur, pada Minggu (23/11/2025).
Kecelakaan tragis ini diduga terjadi akibat kondisi jalan yang licin karena diguyur hujan deras saat bus melintasi tikungan tajam.
“Tikungan tajam, situasi hujan saat kejadian. Jadi licin, dan sopir bus tak terkendali hingga terperosok ke sebelah kiri jalan,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Hariyanto.
Korban dan Kondisi Terkini
Ipda Hariyanto menerangkan, bus jurusan Bondowoso–Surabaya tersebut mengangkut total 11 penumpang saat kejadian.
Sopir bus berinisial MS, warga Tenggarang, Bondowoso, mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Koesnadi Bondowoso.
Empat penumpang lainnya kini menjalani perawatan intensif di Puskesmas Wringin.
Enam penumpang lain yang hanya mengalami luka ringan telah dijemput oleh pihak keluarga.
Sebelumnya sempat tersiar kabar bahwa jumlah penumpang mencapai 14 orang. Beruntungnya, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat, meski bus berada di dasar jurang dan tertahan oleh pepohonan.
Salah satu penumpang, Khomairiah Agustin (17), warga Desa Pasarejo, Bondowoso, berhasil selamat hanya dengan luka lecet di kaki dan punggung. Ia bersama temannya hendak menuju Surabaya untuk menemui ibunya.
Baca juga:
DUKA INDRAMAYU! Atlet Bulutangkis Berprestasi Meninggal Dunia dalam Kecelakaan
Khomairiah yang saat itu duduk di kursi belakang sopir mengaku sedang tertidur pulas ketika kecelakaan terjadi.
“Saya langsung terpental dari kursi,” ujarnya.
Ia terbangun karena mendengar teriakan panik dari penumpang lain, namun tak sempat berpegangan sesaat sebelum bus benar-benar terjun ke jurang.
Polisi saat ini masih terus mendalami insiden ini dan mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalan berkelok dan dalam kondisi hujan.













Comment