Dana Desa Tersendat 6 Bulan! Ribuan Kades Geruduk Jakarta: APDESI Tuntut Pembatalan PMK 81, Gelar Aksi Damai Sambil Galang Dana Bantuan Banjir

  • Bagikan
Dana Desa Tersendat 6 Bulan! Ribuan Kades Geruduk Jakarta: APDESI Tuntut Pembatalan PMK 81, Gelar Aksi Damai Sambil Galang Dana Bantuan Banjir (Foto: Nda Yaya)

Jakarta, tanganrakyat.id – Ribuan Kepala Desa (Kades) dari 37 provinsi se-Indonesia memadati Jalan Merdeka Barat, Jakarta, dalam aksi damai pada Senin Wage , 8 Desember 2025.

Aksi ini menuntut realisasi segera pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahap II Tahun 2025 yang telah tertunda selama enam bulan, sekaligus mendesak pembatalan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang disinyalir menjadi biang keladi keterlambatan.

​Keterlambatan pencairan Dana Desa ini berdampak langsung pada kesejahteraan perangkat dan layanan dasar di desa. Salah satu delegasi dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang mengirimkan 81 desa, menyuarakan kekhawatiran mereka. Dana Desa yang tertahan seharusnya digunakan untuk membayar honorarium para pamong desa, guru ngaji, guru PAUD, dan operasional posyandu yang sudah enam bulan tidak terbayarkan.

Wartawan tanganrakyat.id Nda Yaya, saat liputan di Jakarta (Foto: Red)

Ketua Umum DPP Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Surta Wijaya, menegaskan bahwa fokus utama aksi adalah menuntut:

​Tolak dan Batalkan segera PMK No. 81 Tahun 2025.
​Cairkan segera Dana Desa Tahap II Tahun 2025.

​Dalam orasinya, Surta Wijaya menekankan bahwa aksi ini murni bertujuan untuk kesejahteraan pemerintah desa dan bukan untuk menentang pemerintahan Presiden Prabowo.

​”Aksi ini bukan untuk bersenang-senang di saat ada wilayah yang sedang berduka terkena banjir bandang. Kami tidak akan membuat suara rakyat desa menjerit apabila dana desa cair tepat waktu,” ujarnya.

​Uniknya, aksi damai ini juga diwarnai oleh gerakan amal. Seluruh peserta kepala desa yang hadir diwajibkan menyumbangkan hartanya sebesar Rp100.000. Dari sekitar tiga ribuan peserta aksi, dana berhasil terkumpul sebesar Rp34.000.000, yang akan dialokasikan untuk membantu korban banjir di Sumatra dan Aceh.

​Polisi Siagakan Ribuan Personel
​Aksi yang berlangsung kondusif ini mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. Sebanyak 2.155 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, dan Polsek Gambir diterjunkan.

Baca juga:

INDRAMAYU MEMANAS! Ratusan Warga Majakerta Geruduk 3 Titik, Bongkar ‘Borok’ Dana Desa Hingga Pungli Listrik Gratis!

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, menyatakan kesiapan pihak kepolisian. “Kami siap mengawal para pengunjuk rasa, dan mengedepankan profesionalisme serta sikap persuasif di lapangan,” katanya, menambahkan bahwa petugas disebar di titik-titik strategis Monas untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta kemacetan lalu lintas.

Penulis: Nda Yaya
  • Bagikan

Comment