Indramayu, tanganrakyat.id – Bursa bakal calon Ketua KONI Kabupaten Indramayu kini memasuki fase hangat dengan munculnya tiga figur kuat yang membawa latar belakang kontras. Nama Yogi Kurniawan (Land Group) mewakili kalangan pengusaha, Sri Budi Harjo dari figur politik, serta Carkaya sebagai figur alternatif kini menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku olahraga.
Kehadiran ketiganya menawarkan visi kepemimpinan yang berbeda untuk masa depan prestasi olahraga di Bumi Wiralodra.
Yogi Kurniawan muncul sebagai representasi profesionalisme manajerial dengan jejaring dunia usaha yang luas. Ia dinilai mampu membawa perubahan pada tata kelola organisasi yang lebih mandiri dan membuka keran pendanaan non-APBD melalui kemitraan swasta.
Disisi lain, Sri Budi Harjo dipandang memiliki keunggulan strategis pada akses birokrasi dan kebijakan, sebuah faktor krusial untuk memastikan keberlangsungan anggaran serta dukungan pemerintah daerah tetap terjaga secara stabil.
Menariknya, sosok Carkaya hadir sebagai “jalan tengah” yang menawarkan pendekatan berbasis pengabdian lapangan.
Iadikenal vokal dalam menyuarakan kepentingan masyarakat dan terlibat aktif dalam pembinaan atlet secara langsung.

Rekam jejaknya dalam mendampingi tim dan menyelenggarakan event olahraga membuat Carkaya dinilai memiliki keberanian untuk menjaga independensi organisasi serta memastikan kebijakan KONI tetap berorientasi pada kesejahteraan atlet.
Dinamika ini disambut positif oleh para pelaku olahraga di Indramayu yang menginginkan arah kepemimpinan yang jelas.
Munculnya tiga poros ini kekuatan bisnis, akses politik, dan keberanian lapangan memberikan warna baru bagi demokrasi di tubuh KONI.
Baca juga:
Gairah Otomotif Pantura: KONI Indramayu Resmi Buka Jambore IMI 2025
Siapa pun yang terpilih nantinya dituntut untuk mampu menyatukan berbagai cabang olahraga (Cabor) yang memiliki karakteristik beragam demi satu tujuan:
peningkatan prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
Harapan besar kini tertumpu pada proses pemilihan yang demokratis dan transparan.
Ketua KONI terpilih diharapkan tidak hanya sekadar menjadi simbol jabatan, tetapi mampu menjadi motor penggerak yang memperjuangkan nasib atlet dan pelatih secara berkelanjutan.
Baca juga:
KONI Geram, Dualisme Kepengurusan Cabor Hancurkan Prestasi Atlet!
Dengan komposisi kandidat yang mumpuni, publik menunggu siapa yang paling mampu memenangkan hati pemilik suara demi kejayaan olahraga Indramayu di masa depan.
Indramayu, Rabu , 28 Januari 2026
Penulis : Kang Supardi, Wartawan Kompeten Dewan Pers













Comment